KANALNEWS.co – Jakarta, Sekretaris Perusahaan PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) Yan Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan mengurangi tumpukan dan memasang safety belt untuk menghindari dampak kerusakan angin kencang.

“Langkah pertama adalah mengurangi ketinggian tumpukan kontainer untuk mengantisipasi adanya terpaan angin Ianjutan,” ujar Yan dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat,( 11/1/2013).

Yang kedua, apabila terdapat peringatan awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang adanya angin kencang, Pelindo II akan memasang container safety belt pada kontainer yang berada di Iapangan-lapangan yang berpotensi terkena dampaknya.

Menurut Yan, Pihaknya sudah menyiapkan rencana untuk mengantisipasi kerusakan akibat angin kencang yang melanda Jakarta Kamis kemarin(10/1), yang mengakibatkan sebanyak 27 kontainer di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok roboh, dan seluruh kontainer yang roboh telah berhasil dievakuasi.

“Pada saat itu, kontainer sedang menunggu proses bongkar muat, kemudian roboh terkena angin kencang. Angin mencapai kecepatan 27 knot, jauh  tinggi dibanding kondisi normal (10 knot) atau kondisi berangin biasa. Sebagian dari kontainer tersebut memiliki muatan di dalamnya, yang sedang dalam menunggu proses pengiriman ke luar Pulau Jawa,” katanya.

Hingga saat ini Pelindo juga terus berkoordinasi dengan para pemilik kontainer serta operator lapangan untuk turut berpartisipasi dalam proses verifikasi melihat dampak kerusakan dan menaksir kerugian yang ditimbulkan dari kejadian ini.

“Saat ini Iapangan penumpukan tempat kejadian tersebut telah dapat digunakan kembali secara normal,” tandas Yan.
Editor : Herwan Pebriansyah