Foto dok banjir TMC Polda Metro Jaya

Kanalnews.co, JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir menyusul kenaikan muka air di sejumlah pintu air dan pos pantau di wilayah Jakarta. Kondisi ini dipicu hujan berintensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sejak Rabu malam hingga Kamis (29/1) pagi.

BPBD meminta masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah rawan genangan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan air.

“Warga di sepanjang aliran sungai diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir akibat kenaikan tinggi muka air,” ujar petugas BPBD DKI Jakarta dalam keterangan resminya.

Data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mencatat, hingga pukul 06.00 WIB, sejumlah pintu air mengalami peningkatan status. Lima pos pemantauan berada pada level Waspada, sementara satu pintu air telah masuk kategori Siaga II.

Peningkatan signifikan terpantau di Pintu Air Pasar Ikan yang mencatat ketinggian air mencapai 244 sentimeter dan berstatus Siaga II. Sementara itu, beberapa pos lain seperti Manggarai BKB, Karet, Pesanggrahan, Angke Hulu, dan Sunter Hulu berada pada status Waspada atau Siaga III.

Berikut hasil pemantauan tinggi muka air di sejumlah pintu air Jakarta per Kamis (29/1) pukul 06.00 WIB:

Bendung Katulampa: 60 cm (Normal)
Pos Depok: 160 cm (Normal)
Manggarai BKB: 790 cm (Waspada/Siaga III)
Pintu Air Karet: 500 cm (Waspada/Siaga III)
Pos Krukut Hulu: 130 cm (Normal)
Pos Pesanggrahan: 160 cm (Waspada/Siaga III)
Pos Angke Hulu: 200 cm (Waspada/Siaga III)
Waduk Pluit: -185 cm (Normal)
Pasar Ikan: 244 cm (Siaga/Siaga II)
Pos Cipinang Hulu: 90 cm (Normal)
Pos Sunter Hulu: 190 cm (Waspada/Siaga III)
Pulo Gadung: 500 cm (Normal)

BPBD DKI Jakarta menyatakan akan terus memantau perkembangan cuaca dan ketinggian muka air serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan, termasuk potensi genangan di wilayah permukiman. (sis)