
Kanalnews.co, JAKARTA- Muhaimin Iskandar mengungkapkan rencana pensiun dari jabatannya sebagai Ketum PKB tahun depan. Sebab ia ingin sistem regenerasi kepemimpinan di dalam partainya berjalan.
“Harusnya tahun depan regenerasi, saya sudah yakin sistem ini sudah bagus terbangun, Insya Allah saya sudah tidak harus jadi Ketum lagi. Insya Allah figur yang akan muncul meskipun gitu saya bisa masuk dewan syuro,” ujar Cak Imin dikutip dari Kompas.com.
“Tidak ada lagi ketergantungan sama saya, saya tinggal hari ini pun tidak ada masalah PKB, karena memang sistemnya sudah terjaga,” kata Cak Imin.
Lantas, siapa sosok yang tepat untuk menggantikannya? Cak Imin menilai PKB memiliki banyak figur yang mumpuni. Sosok muda berkredibilitas menjadi pertimbangan.
“Figur-figur yang siap memimpin siap sekali, sehingga nanti periode ke depan mungkin sudah mengganti orang yang lebih muda, lebih fresh, sistemnya sudah terbangun,” ujarnya.
Menurutnya sistem regenerasi di dalam PKB sudah ada sejak Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Amanat Gus Dur adalah PKB tidak bergantung pada seorang figur.
“Jadi pikir sistem, jangan bergantung pada orang, pada figur itu yang diamanatkan ke saya sampai hari ini saya laksanakan. Sampai saya ini saya melaksanakan semua ajaran-ajaran perintah-perintah Gus Dur,” katanya.
Muhaimin Iskandar merupakan calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan. Keduanya mendapatkan nomor urut 1 pasangan capres dan cawapres 2024. (ads)
































