KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi secara resmi menutup gelaran TAFISA Games  ke enam atau event olahraga tradisional dan rekreasi  dunia yang berlangsung di Jakarta, 6-12 Oktober 2016.

“Kami meminta seluruh kabupaten/kota di Indonesia untuk menerapkan program “Ayo Bergerak” agar masyarkat menjadi sehat, bugar, dan gembira. Kami ingin program ini ditindaklanjuti dan pemerintah kabupaten/kota menuangkannya dalam program nyata, menyusun anggaran agar kegiatan berbasis olahraga dilakukan dari tingkat desa,” kata Menpora Selasa (11/10/2016) malam.

Imam mengatakan Indonesia memiliki banyak ragam olahraga mulai dari ekstrem hingga tradisional yang bisa diterapkan di seluruh daerah, selain akan melestarikan keberagaman tersebut, Menpora menganggap keaktifan masyarakat dapat menghindarkan generasi muda dari kebiasaan-kebiasaan negatif.

“Warna edukasi akan lebih kuat sehingga generasi muda tidak larut dalam budaya yang tidak mendidik,” katanya lebih lanjut.

“Atas nama Pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlihat dalam penyelenggaraan TAFISA World Sport for All Games Ke-enam tahun 2016, di mana Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kali,” ujar Menpora.

Pemerintah menghaturkan rasa syukur atas lancarnya kegiatan empat tahunan yang melibatkan sekitar 32.000 peserta dari 83 negara dan 34 provinsi tersebut.

“Terima kasih atas persaudaraan, persahabatan dan kebersaman yang telah terjalin karena itulah yang memang seharusnya dikedepankan,” kata Menpora.

Pada kesempatan itu Menpora juga menyerahkan tanggung jawab pelaksanaan TAFISA World Sport for All Games Ke-tujuh pada tahun 2020 kepada Portugal, yang akan menjadi tuan rumah.

Perwakilan pemerintah Portugal Vitor Pataco menyatakan pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk kegiatan tersebut.

“Kami akan berusaha menjadi tuan rumah yang sama baiknya dengan Indonesia,” tutur Vitor.

TAFISA World Sport for All Games Ke-enam pada tahun 2016 sendiri sudah dimulai sejak Kamis (6/10), dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla pada Sabtu (8/10), dan ditutup pada Selasa (11/10). (Herwan)