KANALNEWS.co, Jakarta – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Hanura DKI Jakarta memberikan isyarat menolak mengusung Basuki Tjahaja Purnama pada pemilihan kepala daerah langsung yang akan digelar pada bulan Februari 2017 pasalnya Ahok sapaan Basuki tidak serius mencari dukungan setelah tidak hadir di acara pelantikan pengurus Hanura seluruh DKI Jakarta.
“Kalau tidak hadir meminta dukungan, ya maaf saja,” kata Ketua DPD Hanura DKI Jakarta, Muhammad Ongen Sangaji usai pelantikan pengurus Hanura DKI Jakarta di Tennis Indor Senayan, Jakarta, Minggu (28/2).
Ongen mengakui, sebelum acara Ahok sempat mengirimkan pesan singkat yang berisi permohonan maaf tidak bisa hadir di acara Hanura dengan alasan sedang diare. Namun, menurutnya, pelatikan pengurus DPD Hanura DKI Jakarta merupakan momen penting bagi para bakal calon Gubernur DKI Jakarta 2017 untuk bisa saling berkenalan dengan pengurus harian.
“Pengurus harian ini yang nantinya disiapkan untuk memenangkan gubernur dan wakil gubernur nanti,” kata Ongen lebih lanjut.
Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta ini mengatakan sejumlah bakal calon Gubernur DKI Jakarta hadir di acara pelantikan pengurus DPD Hanura DKI Jakarta di antaranya, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, dan Ketua Kwartir Nasional Adhyaksa Dault.
Ketua Umum DPP Hanura, Wiranto melantik langsung pengurus Hanura DPD DKI Jakarta yang juga juga dibarengi dengan pelantikan akbar 5.200 pengurus dan kader Hanura DKI hingga tingkat ranting (kelurahan).
Dalam sambutannya, Wiranto mengatakan, partainya akan selalu mendukung kebijakan pemerintah. Menurutnya, pemerintah bagaimanapun terus berupaya melayani masyarakat.
“Kalau ada yang salah kita betulkan, kita luruskan agar pembangunan berjalan sesuai hati nurani rakyat,” kata mantan Panglima TNI ini. (Setiawan)







































