KANALNEWS.co, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Riau Agung Laksono menyatakan Musyawarah Nasional (Munas) bersama masih menjadi opsi terbaik untuk menyelesaikan konflik partai beringin yang kini masih terbelah menjadi kubu Jakarta dan kubu Bali.
“Menurut saya (penyelesaian masalah Golkar) paling baik dengan Munas, kedua pihak berjalan bersama,” kata Agung pada Musyawarah Besar II Gerakan Di Lingkungan Kosgoro 1957 (GPPK, BMK, dan HIMA) di Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Pasca dibekukannya SK Partai Golkar Munas Jakarta, Politisi senior Partai Golkar itu menegaskan keputusan penyelenggaraan munas ditentukan oleh Mahkamah Partai Golkar dan jika direstui, Munas harus diawasi senior dan pinisepuh Golkar, publik serta media.
“Silakan awasi sehingga Munas demokratis sesuai AD/ART, dan siapa pun yang ditetapkan (menjadi ketua umum) harus diterima,” katanya lebih lanjut.
Rencananya, pada Jumat petang ini, Mahkamah Partai Golkar akan menggelar sidang terbuka dan mengumumkan putusan untuk menyelamatkan partai ini.
Tidak sedikit pihak yang meminta Mahkamah Partai Golkar menginstrusikan penyelenggaraan Munas bersama antara dua kubu dalam Golkar. (Herwan)







































