KANALNEWS.co, Surabaya – Saleh Ismail Mukadar melaporkan penamparan yang dilakukan saat menjadi narasumber diskusi di SBO TV Surabaya ke markas Polda Jawa Timur.

“Saya sudah tahu siapa yang tadi menampar saya, dari keterangan teman-teman di SBO, yang nampar saya tadi orangnya pernah bekerja di media,” kata Saleh di Mapolda Jatim , Kamis (1/4/2015) malam.

Selain menampar, menurut Saleh pria tersebut juga sempat mengancam dan juga menuduh jika diskusi di SBO TV tersebut malah memperkeruh sepakbola Surabaya.

Dalam diskusi yang disiarkan secara langsung oleh SBO TV tersebut tampak sekelompok orang tiba-tiba datang dan membubarkan paksa acara diskusi yang disiarkan secara langsung itu, bahkan, seorang pria yang diketahui mengenakan pakaian dan topi hitam sempat menampar Saleh Mukadar yang saat itu menjadi salah satu pembicara dalam diskusi.

Rekaman ulang yang diunggah di Youtube dengan judul “Sepakbola Surabaya Dalam Bahaya” menunjukkan jika aksi premanisme ini terjadi ketika Saleh yang merupakan petinggi Persebaya 1927 menerangkan ikwal kisruh Persebaya.

Tiba-tiba dari belakang ruang siar terdengar seperti suara gelas yang dibanting. Saat itu, sekelompok orang tiba-tiba masuk ke ruang diskusi. Pantauan dari rekamanan di youtube tampak jelas seorang pria bertopi kuning langsung mendatangi Saleh Ismail Mukadar dan menggebrak meja.

Aksi ini lantas disusul oleh pria yang mengenakan baju dan topi hitam, yang juga mendatangi Saleh. Pria tersebut lantas mengacung-acungkan tangan dan minta diskusi segera dibubarkan.

Pria bertopi hitam itulah yang sempat menampar dengan keras pipi kanan Saleh. Usai aksi penamparan ini, diskusi lantas diakhiri.

Sementara itu, saat melaporkan kasus ini ke Mapolda, sekitar 150 bonek juga turut datang dan mengawal Saleh.

Para suporter Persebaya ini datang dan ikut mendesak aparat kepolisian bisa mengusut secara tuntas kasus ini dan menangkap pelaku penamparan. (Herwan)