Foto Persija

Kanalnews.co, JAKARTA – Persija Jakarta mulai melakukan perombakan besar-besaran menyambut musim 2026/2027. Tak tanggung-tanggung, Macan Kemayoran resmi berpisah dengan tujuh pemain sekaligus, termasuk mesin gol andalan mereka musim lalu, Emaxwell Souza.

Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, dan Allano Lima dipastikan hengkang setelah kontraknya berakhir. Sementara Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie juga meninggalkan Jakarta usai masa peminjamannya selesai.

Kepergian Emaxwell menjadi yang paling menyita perhatian. Striker asal Brasil tersebut merupakan pencetak gol terbanyak Persija pada Super League 2025/2026 dengan torehan 16 gol dan empat assist. Meski tampil sebagai ujung tombak paling produktif Macan Kemayoran, manajemen memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama.

Selain Emaxwell, Persija juga kehilangan kreator serangan utama mereka, Allano Lima. Pemain asal Brasil itu mengakhiri musim dengan sembilan gol dan sembilan assist, menjadikannya penyumbang assist terbanyak di dalam skuad.

Sementara itu, Carlos Eduardo yang menjadi pemain dengan masa pengabdian terlama di antara tujuh nama tersebut juga harus mengakhiri perjalanannya bersama Persija. Kiper berusia 33 tahun itu mencatatkan 21 penampilan pada musim lalu dengan delapan clean sheet dan 31 penyelamatan.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengucapkan terima kasih atas kontribusi seluruh pemain yang meninggalkan klub pada akhir musim ini.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada mereka yang selama ini telah menunjukkan etos kerja, perjuangan, dan profesionalisme yang luar biasa dari hari ke hari bersama Persija. Persija akan terus mengenang kontribusi mereka sebagai bagian dari keluarga besar Macan Kemayoran,” kata Prapanca.

Ia menegaskan perpisahan ini merupakan bagian dari proses pembentukan tim yang lebih kompetitif untuk musim depan.

“Saat ini kami terus bekerja untuk membentuk tim yang lebih tangguh pada musim depan, termasuk mendatangkan pelatih dan pemain-pemain yang dapat mengantarkan Persija ke level yang lebih baik,” lanjutnya.

Gelombang perpisahan ini diyakini baru permulaan. Persija disebut tengah menyiapkan revolusi skuad demi mengembalikan kejayaan Macan Kemayoran di musim 2026/2027. (ads)