
Kanalnews.co, JAKARTA– Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, memastikan persiapan perayaan HUT PDIP partai tak terganggu dengan kasus yang menimpa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Ia tak mau penggeledahan dikaitkan dengan acara spesial PDIP tersebut.
PDIP akan merayakan hari ulang tahun (HUT) partai pada 10 Januari 2025 mendatang. Acara digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
“(Kasus Hasto) bukan diramaikan sebelum ulang tahun, kan KPK awalnya tanggal 7 memanggil Pak Sekjen, Pak Hasto. Pak Hasto karena ada kesibukan untuk mempersiapkan acara HUT partai, minta waktu agar pemanggilan itu sesudah HUT partai, biasa saja memaknainya,” kata Said, Rabu (8/1/2025).
“Jangan kemudian, wah ini kebetulan momentumnya HUT partai, padahal sebelum HUT partai juga sudah dipanggil. Tapi juga pada saat yang sama harus dihormati kesibukan Pak Hasto ketika menghadapi tanggal 10 Januari, hari ulang tahun partai,” katanya.
Dengan adanya kasus Hasto tersebut, Said menegaskan acara HUT PDIP tetap diadakan sesuai rencana pada 10 Januari mendatang.
“Tidak (mundur), tetap hari Jumat (10 Januari 2025) pukul 13.30 WIB dari DPP, DPD, dan DPC semuanya untuk lewat Zoom, mendengarkan Ibu (Megawati Soekarnoputri) pidato, pidato ketua umum. Setelah itu kawan-kawan DPD, DPC secara serentak membuat kegiatan sesuai lokalitas di masing-masing daerah,” kata Said.
“Kami sama sekali tidak terganggu oleh hal apapun. Karena ini agenda partai,” katanya.
KPK terus melakukan penyelidikan terkait kasus Hasto dengan dugaan suap dan perintangan penyidikan. Terbaru, KPK menggeledah dua kediaman pribadi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Selain di Bekasi, Jawa Barat, KPK juga menggeledah rumah Hasto di Kebagusan, Jakarta Selatan. (pht)




































