KANALNEWS.co, Cibinong – Atlet DKI Jakarta Rini Budiarti menunjukkan dominasinya sebagai ratu lintasan atletik pada Pekan Olahraga Nasional XIX yang berlangsung Stadion Pakansari Cibinong, Bogor Jawa Barat.

Empat medali emas Rini dikoleksinya empat empat nomor lomba yang diikutinya danĀ  hebatnya, prestasi itu ditorehkan Rini pada usianya yang sudah cukup senja untuk seprang atlet lari, yakni 33 tahun. Wanita kelahiran Wonosari, Jawa Tengah 22 Januari 1983 ini benar-benar menjadi bintang sekaligus mendongkrak perolehan medali emas kontingen PON DKI Jakarta dari lintasan atlet dengan 14 medali emas hingga kini.

Rini mempersembahakan emas pertama pada nomor lari 5.000 meter. Ia tidak menyangka akan meraih medali emas. Pasalnya, selama ini nomor 5.000 meter tersebut adalah milik Triyaningsih, yang juga kompatriotnya dari tim DKI Jakarta.

Kemudian medali keduanya diperoleh dari nomor lari 800 meter putri. Nomor ini memang menjadi miliknya, lantaran pada PON XVIII Riau Rini juga merebut medali emas. dan pun halnya di nomor lari 1.500 meter, ini memang sudah menjadi langganan Rini baik di PON maupun di event-event tunggal seperti Kejurnas dan Invitasi atletik. Lantaran prestasinya begitu baik di nomor-nomor tersebut, maka Rini disebut sebagai ratu lari jarak menengah.

Satu medali emas lagi yang diukir Rini adalah nomor 3000 meter halang rintang. Nomor ini pun sudah menjadi miliknya dalam beberapa tahun terakhir ini, karena dominasi Rini di nomor ini tidak bisa terkalahkan.

“Kunci sukses saya di nomor lari jarak menengah adalah konsistensi dalam berlatih dan bekerja keras. Untuk bisa tampil baik saya harus disiplin dan tekun berlatih. Walau usia sudah cukup tua untuk seorang atlet atletik nomor lari, toh saya masih dapat mempertahankan penampilan. Ya, selagi saya mampu saya akan tetap berlatih dan bertanding,” katanya.

Sukses Rini juga sangat berarti bagi kontingen DKI. Di tengah ketatnya persaingan untuk memperoleh medali sebanyak-banyaknya, Rini sudah berhasil menyumbangkan yang terbaik bagi kontingen DKI Jakarta.

Hingga kini, atletik sudah menyumbang 14 medali emas dan menjadi menyumbang medali terbanyak dari seluruh cabang olahraga yang membela nama DKI Jakarta. Selasa (27/9), masih ada beberapa nomor lagi yang akan dilombakan di cabang atletik. Nomor marathon putri diharapkan menjadi medali emas dari Triyaningsih untuk melengkapi koleksi medali emas DKI menjadi 15 di PON XIX Jawa Barat ini. (Herwan)