KANALNEWS.co, Jakarta – Akibat kabut asap yang menyelimuti Provinsi Sumatera Selatan, tim Sriwijaya FC terancam tidak dapat menjamu Arema Cronus di kandangnya Stadion Jakabaring, Palembang pada laga leg kedua babak semifinal Piala Presiden akhir pekan nanti.
Namun, hingga kini kepastian menggunakan venue pertandingan tersebut masih belum dipastikan dan hal ini berakibat sejumlah pemain Sriwijaya FC galau menanti kepastian tempat laga kandang mereka.
Tak hanya merasa resah dengan belum pastinya tempat laga kandang Sriwijaya FC namun, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu terancam mengalami kerugian besar jika gagal bermain di Stadion Jakabaring Palembang.
“Pastinya kalau kami gagal bermain di kandang, ini menjadi sebuah kerugian. Dukungan langsung dari suporter di stadion sangat berpengaruh untuk semangat kami,” jelas salah satu pemain bertahan Sriwijaya FC Fachrudin Senin (4/10/2015).
Promotor Piala Presiden 2015 sebelumnya telah menentukkan tempat laga kedua babak semifinal akan berlangsung di Kota Solo Jawa Tengah namun kepastiannya akan diumumkan pada Selasa (6/10) besok setelah berkomunikasi terlebih dulu dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca di pulau Sumatera.
“Kalau kata BMKG masih belum aman, mereka akan bermain di Solo. Itu juga mereka sendiri yang memilih Kota Solo. Saya masih berharap Sriwijaya FC dapat bermain di kandangnya,” kata CEO Mahaka Sports and Entertainment, Hasani Abdulgani selaku promotor. (Herwan)




































