KANALNEWS.co, London – Maurizio Sarri ingin tetap bertahan menjadi pelatih Chelsea dengan keyakinan mampu membawa the Blues menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga Primer Inggris pada musim depan yang saat ini dikuasai oleh Manchester City dan Liverpool.
“Liga Primer Inggris sangat bagus, dan saya ingin tetap berada di Liga Primer. Saya ingin tetap di Chelsea, karena levelnya sangat, sangat tinggi. Suasana di stadion sangat fantastis, dan ini adalah kompetisi yang luar biasa. Saya ingin tetap disini,” tegasnya seperti dikutip dari FourFourTwo, di Jakarta, Minggu (28/4).
Penegasan mantan pelatih klub Serie A Italia Napoli itu sekaligus untuk menepis berbagai rumor yang beredar terkait nasibnya musim depan yang akan kembali melatih klub Italia. Namun, Sarri mengatakan jika diberi waktu, dirinya yakin mengubah Chelsea menjadi penantang gelar Liga Primer Inggris paling lama dua musim mendatang.
“Saya yakin bahwa dalam dua musim, kami akan dapat menyamai Liverpool dan Manchester City. Tapi saya tidak yakin, dalam dua musim, kita akan bisa lebih baik dari mereka,” katanya lebih lanjut.
Sarri pun menceritakan pengalamannya kala menanggani Napoli. Sarri mengatakan, di awal kedatangannya di Naples, Napoli terpaut 24 poin dari Juventus. Namun di musim ketiganya, Napoli hanya berjarak empat poin saja dari Juventus.
“Bagi kami tidak mungkin menyaingi Liverpool dan City dengan cepat, tetapi pada akhir musim ketiga, kami yakin sangat dekat untuk melakukannya,” ujarnya.
Malam ini, pasukan Sarri akan menjamu Manchester United dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris. Chelsea membawa misi untuk meraih tiga poin di kandang, untuk bisa memuluskan jalan mereka mendapatkan tiket ke Liga Champions.
Jika mampu selamat dari pemecatan, masalah pertama yang akan dihadapi Sarri di musim keduanya bersama the Blues adalah larangan transfer yang dikenakan kepada klub tersebut. Chelsea tidak bisa membeli pemain baru pada musim depan. Namun, Sarri percaya Chelsea masih bisa membuat kemajuan bahkan tanpa kedatangan baru musim depan, dan juga mengklaim pra-musim penuh untuk bekerja dengan tim bisa membayar dividen besar.
“Tentu saja dengan pasar lebih baik. Tapi kami bisa meningkatkan tanpa pasar juga, saya pikir,” ujarnya.





































