KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan akan bertanggung jawab secara terbuka terkait dengan pencapaian kontingen Indonesia yang hanya menempati peringkat kelima dalam perolehan medali SEA Games XXVIII/2015 yang berlangsung di Singapura.

“Saya akan bertanggung jawab apa saja yang nanti akan dievaluasi, mungkin mulai dari model rekruitmennya, sistem penjenjangannya, degradasi- promosinya atau koordinasi antar stakeholder olahraga,” kata Menpora saat konferensi pers setelah menyambut para atlet bulu tangkis Indonesia dari Singapura di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Rabu (17/6).

Namun demikian orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga itu juga tetap memberikan apresiasi yang tinggi terhadap perjuangan atlet-atlet kita di SEA Games 2015.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, ofisial, manajer, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat. Ini adalah pencapaian maksimal dari proses yang panjang hingga kita menempati peringkat kelima,” katanya lebih lanjut.

Pihaknya akan melakukan pertemuan dengan semua stakeholder olahraga pada Jumat (19/6) di Kemenpora untuk melakukan evaluasi terhadap hasil SEA Games 2015 Singapura.

“KONI akan kami panggil terkait pembinaan. Selain itu, ada beberapa fakta bahwa ada anggota KONI tidak bisa berangkat ke Singapura serta anggota KOI tidak dibina termasuk Satlak Prima,” katanya.

Di SEA Games Singapura, Indonesia menempati peringkat kelima dalam perolehan medali SEA Games 2015 dengan total 182 medali yang terdiri atas 47 medali emas, 61 perak, dan 74 perunggu. dan Thailand tampil sebagai juara umum dengan raihan total 247 medali yang terdiri atas 95 medali emas, 83 perak, dan 69 perunggu. (Herwan)