KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengutuk keras peristiwa tragis ledakan di penghujung bulan suci Ramadhan yang terjadi di kota Jeddah, Madinah dan Qatif, Arab Saudi yang menewaskan 5 orang serta bom bunuh diri depan Markas Kepolisian Resort Kota Surakarta Jawa Tengah.

“Masya Allah, aksi teror tidak dapat dibenarkan. Aapapun tujuan dan atas nama perbuatan ini, semoga Allah melaknat perbuatan ini,” ujar Imam melalui surat elektronik yang diterima redaksi kanalnews.co, Selasa (5/7/2016).

Menpora yang mengikuti perkembangan situasi keamanan di wilayah Arab Saudi dan Solo menilai peristiwa tragis yang terjadi justru saat umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh mengendalikan hawa nafsu di bulan Ramadhan adalah tindakan biadab.

“Saya sangat menyesalkan peristiwa yang dilakukan dimana umat Islam sesungguhnya dimuliakan karena tengah menjalankan ibadahnya,” kata Imam lebih lanjut.

Lebih geram lagi orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga itu menyatakan pelaku bom bunuh diri di Surakarta dilakukan oleh pelaku yang terbilang masih muda.

“Para pelaku pengeboman belakangan usianya masih muda-muda.Jadi sebenarnya yang lebih keji adalah mentor mereka,” lanjut Menteri termuda di kabinet Jokowi-JK itu

Menpora menyesalkan anak-anak muda semestinya mendapatkan mentor dan bimbingan dari orang-orang yang lebih tua yang tepat agar terhindar dari perbuatan yang menyesatkan dan tak lupa Ia juga mengajak semua pihak untuk kembali tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan di lingkungannya masing-masing dan tetap menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh sukacita. (Herwan)