KANALNEWS.co, Bandung – Menpora Imam Nahrawi mengagumi semangat terhadap para atlet difabel yang memiliki keistimewaan ditengah keterbatasan fisik. Hal itu di ungkapkan oleh Imam saat usai menyaksikan pertandingan cabang sepakbola antara tuan rumah Jawa Barat melawan Kalimantan Selatan pada ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016.

“Pasti ada keistimewaan yang tersimpan dalam diri kita,” kata Imam di Lapangan Progresif, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10/2016).

Tim Kalimantan Selatan berhasil mengalahkan tuan rumah Tim Jawa Barat dengan skor 4-2. Sedangan untuk posisi ketiga diduduki oleh Tim Jawa Tengah bersama Tim Jawa Timur.

“Dengan apapun keadaannya, dengan keterbatasan yang mereka miliki, mereka mampu menunjukkan keistimewaan yang mereka miliki, mereka menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang olahraga dan menjadi juara,” kata Imam lebih lanjut.

Selain itu, Menpora juga berharap kepada PB Peparnas terutama kepada Nasional Paralympic Comitee Indonesia bisa memilih bibit unggul yang muncul pada Peparnas ini. “Kita bisa mempersiapkan atlet-atlet Indonesia menghadapi Asean Paragames 2017 di Malaysia dan Asian Paragames 2018 di Jakarta,” lanjutnya.

Menpora Imam Nahrawi juga menyampaikan bahwa pada saat ini paralimpian sudah mendapatkan perlakukan dan fasilitas yang sama dengan olimpian. “Contoh halnya dalam pemberian bonus yang beberapa tahun lalu berbeda yaitu lebih sedikit, mulai tahun ini paralimpian ataupun atlet difabel pada ajang olahraga lainnya mendapatkan bonus yang sama dengan olimpian,” ujar Imam.

“Saya berharap pada Asean Paragames 2017 dan Asian Paragames 2018, atlet difabel kita dapat menunjukkan prestasinya dan mempersembahkan prestasi terbaiknya bagi bangsa dan negara kita,” demikian Menpora. (Herwan)