Kanalnews.co, JAKARTA– Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal Sembiring Depari.

Kedatangannya untuk menyampaikan rencana kegiatan Touring Ekspedisi Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) Keliling Nusantara yang akan dilakukan salah satu anggota PWI, Yani Krishnayanni.

“PWI mensponsori Ibu Yani keliling Ondonesia. Eventnya Jelajah Kebangsaan  Wartawan (JKW). Kenapa dinamakan Jelajah Kebangsaan karena akan diberangkatkan pada tanggal 17 Agustus,” kata Atal menyampaikan kepada Menpora Amali, Kamis (10/6/2021).

Atal melanjutkan, dalam menjelajahi Indonesia, Yani akan mengendarai sepeda motor keliling Indonesia selama 4 bulan dengan jarak 17 ribu kilometer, yang dimulai dari Jakarta hingga ke Aceh. Selanjutnya, akan melewati Kepulauan Riau, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua.

“Jadi ini putri pertama Indonesia yang mengelilingi Indonesia dengan sepeda motor dan dia adalah wartawati. Karena itu saya kira kita harus lahirkan putri yang luar biasa ini untuk menjelajah Indonesia,” ujarnya.

Nantinya, selama perjalanan, dengan sepeda motor tersebut, Yani akan mendaki Seven Summits Indonesia atau tujuh gunung tertinggi di Indonesia. “Dan dia akan mengibarkan bendera Merah Putih dan rencana perjalanan selama 4 bulan,” ungkapnya.

Sementara itu, Menpora Amali menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) Keliling Nusantara yang dilakukan PWI tersebut.

“Terimakasih, sudah mampir ke tempat kami dan apa yang disampaikan Jelajah Kebangsaan Wartawan. Kami sambut baik, saya kira ini bagus. Prakarsa dari PWI kami sambut baik dan apresiasi apabila ada hal yang butuh dukungan dari tempat kami, kita dukung,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali berharap, dalam perjalanan mengelilingi Indonesia Yani dapat menginformasikan situasi di daerah terutama terkait dengan pembinaan olahraga.

“Disamping ibu Yani ini bisa menjelajah, juga bisa informasikan karena wartawan jalan sambil nulis. Jadi bisa menginformasikan situasi yang terjadi di sana (daerah). Di Kemenpora saya titip lihat-lihat bagaiamana pembinaan keolahragaan kita disana,” jelasnya.

Sebab, kata Menpora Amali, saat ini pemerintah melalui Kemenpora dan stakeholder olahraga tengah menyusun grand design olahraga nasional. Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas perintah Presiden Joko Widodo untuk mereview kembali pola pembinaan atlet berprestasi nasional.

“Pada saat Haornas pak Presiden memberikan arahan sekaligus memerintahkan kepada saya untuk mereview total pola pembinaan prestasi olahraga nasional. Pak Jokowi bilanh, kita 260 juta masa tidak ada atlet yang berprestasi, berarti ada yang salah terkait dengan talenta, dukungan sport science dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Grand design olahraga nasional tersebut, saat ini tengah disusun Perpres sebagai dasar hukum untuk bisa diberlakukan. “Nanti insya Allah kalau Perpres sudah selesai. Kami kirim ke PWI,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Menpora Amali didampingi Plt. Asdep Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga Kemenpora, Firtian Judiswandarta dan Kabag Humas Kemenpora, Abdul Muslim. Sementara itu, Ketua Umum PWI didampingi Kabid Kerjasama Antar Lembaga Abdul Aziz, Manager Keuangan JKW Keliling, Herman Febriansyah, Ketua Panitia JKW Dar Ed Yoga, Wartawati Keliling Nusantara, Yani Krishnayanni. (bnd)