
Kanalnews.co, JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menjalin kerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional RI (Lemhannas).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di Gedung KPU, Jakarta, pada Selasa, (25/6/2024).
Ketua KPU Hasyim Asy’ari, dalam sambutanya menyampaikan bahwa kerja sama antara KPU dan Lemhannas ini bukan pertama kalinya, melainkan sudah berlangsung dari pemilu-pemilu sebelumnya.
“Sebagaimana kita ketahui dan juga sudah kita praktekkan dari pemilu ke pemilu, terutama pemilu terakhir kemarin tahun 2019, jelang pengambilan sumpah dan jabatan atau pelantikan anggota DPR RI terpilih, KPU bekerja sama dengan Lemhanas dan juga kesekjenan DPR memberikan pembekalan, wawasan kebangsaan, ketahanan nasional bagi para anggota DPR calon anggota DPR terpilih sebelum pelantikan,” ujar Hasyim.
Hasyim juga menyebut, pembekalan kepada calon anggota DPR termasuk penting supaya para anggota DPR bertugas dengan mengutamakan kepentingan negara.
Menurut Hasyim, Lemhannas merupakan lembaga yang terkenal dalam menyiapkan calon-calon pemimpin tingkat nasional. Oleh karena itu, KPU menilai kerja sama terbit penting, terlebih untuk pembekalan anggota DPR RI terpilih periode 2024- 2029.
Selain itu, Hasyim berharap pembekalan tidak hanya DPR RI terpilih saja, mengingat sumber daya KPU yang besar mulai dari pusat hingga daerah.
“KPU juga punya pusat penelitian dan pengembangan SDM untuk pelatihan-pelatihan. KPU juga mengelola S2 tata kelola pemilu yang kami kerjasamakan dengan 12 perguruan tinggi negeri. Ini digunakan untuk mendidik staf-staf PNS kesekjenan KPU dari pusat sampai kabupaten/kota untuk menempuh S2 khusus bidang tata kelola pemilu,” tambahnya.
Lebih lanjut Hasyim menjelaskan bahwa KPU membuat Jurnal Tata Kelola Pemilu yang berisi tentang hasil riset kajian bidang kepemiluan kemudian diterbitkan 2 kali dalam 1 tahun. Hal itu, kurang lebih sama dengan Lemhannas. Oleh karena itu, Hasyim juga berharap kerja sama tidak sebatas yang akan dikerjakan dalam waktu dekat, namun secara rutin.
“Semoga ini berjalan dalam jangka waktu selama lembaga KPU dan Lemhanas ada untuk pengembangan baik itu pengembangan sumber daya manusia, pendidikan kebangsaan, ketahanan nasional maupun riset dan publikasi yang kurang lebih kompetensinya juga sama-sama kita kerjakan,” tutup Hasyim. (aof)


































