Kanalnews.co, Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020 di GOR POPKI, Cibubur secara virtual, Rabu (9/9/2020). Presiden yang akrab disapa Jokowi ini menyampaikan pidatonya dari Istana Bogor, Jawa Barat.

Pada kesempatan kali ini, Presiden mengatakan bahwa prestasi olahraga Indonesia memang belum maksimal. Menurut Joko Widodo, ada kemungkinan sistem pembinaan olahraga di Indonesia ada yang salah.

Jika melihat fakta yang ada di banyak multievent, pencapaian Indonesia memang masih jauh dari kata memuaskan. Bahkan, Merah Putih yang dulu begitu merajai olahraga Asia Tenggara itu sudah jarang menjadi juara umum SEA Games.
Terakhir, Merah-Putih menjadi pengumpul emas terbanyak di SEA Games terjadi pada 2011 lalu. Itupun Merah-Putih berstatus sebagai tuan rumah.

“Olahraga merupakan instrumen penting, baik untuk pendidikan karakter, nasionalisme, serta pendidikan,” “Untuk itu, pada perayaan Haornas ini, kita harus merancang ulang olahraga nasional. Kita harus serius melakukan evaluasi  dan siapkan langkah besar untuk kemajuan olahraga nasional,” ucap Jokowi.

Tata kelola olahraga harus diperbaiki hingga tingkat daerah. Tentu ini bertujuan agar Indonesia memiliki prestasi gemilang di masa depan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali kembali mengatakan kalau selama ini, prestasi olahraga di Indonesia lebih karena by accident, bukan by design.
Oleh karena itu, di masa jabatannya sebagai Menpora, ia benar-benar bakal membenahi tata kelola olahraga agar prestasi yang didapat Indonesia bisa diraih secara berkesinambungan.