KANALNEWS.co, Jakkarta – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada hari Minggu dan Senin (3 dan 4 Juli 2016) atau H-3 hingga H-2 Lebaran.
” Kemungkinan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran karena pengalaman tahun lalu seluruh pegawai negeri sipil (PNS), BUMN, swasta maupun buruh pabrik sudah libur,” kata Kepala Bagian Humas PT ASDP Merak Mario Oetomo Sardadi, Selasa (28/6/2016).
Hingga H-8 Lebaran, kondisi Pelabuhan Merak yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera itu masih tampak sepi dan belum terlihat lonjakan kepadatan kendaraan maupun penumpukan pejalan kaki. Bahkan, arus kendaraan dari dermaga pelabuhan menuju kapal berjalan lancar.
“Kami sudah mempersiapkan untuk mengatasi lonjakan pemudik Lebaran yang diperkirakan terjadi kenaikan sekitar enam persen,” katanya lebih lanjut
Sebagai langkah antisipasi melonjaknya pemudik, PT ASDP Merak telah menyiapkan 58 kapal roll on roll off atau ro-ro untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang maupun kepadatan kendaraan yang akan melakukan penyeberangan dan jumlah kapal ro-ro yang melayani penyeberangan lintasan Merak-Bakauheni, Lampung, sebanyak 62 kapal, namun yang siap dioperasikan 58 kapal. Sedangkan, empat kapal Ro-Ro lainnya masih berstatus docking.
“Untuk operasional normal dikerahkan sebanyak 28 unit kapal yang melayani penyeberangan Merak-Bakauheni,” jelasnya.
Selain itu ASDP juga menyiagakan kapal berukuran besar untuk mengantisipasi cuaca ekstrim,meskipun saat ini cuaca di Merak normal.
“Semua penumpang pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan bisa diseberangkan dengan selamat sampai tujuan,” katanya.
Pihaknya juga menyiapkan 57 loket, untuk penumpang 23 loket di antaranya 10 reguler dan 12 tambahan di Terminal Terpadu Merak (TTM) serta satu di Stasiun Merak. Untuk kendaraan roda dua dilayani 16 loket, roda empat 12 loket dan di area rest pelabuhan masing-masing satu loket.
“Kami minta pemudik Lebaran saat membeli tiket di loket mengantri dan tertib,” katanya.
Ia menyebutkan, berdasarkan pengalaman tahun lalu pada puncak arus mudik Lebaran pada H-3 dengan penumpang di atas 90 ribu per hari, sepeda motor 20 ribu per hari dan kendaraan roda empat 13 ribu per hari.
“Kami menargetkan penumpang pejalan kaki dan kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” katanya. (Herwan)







































