KANALNEWS.co, Banda Aceh – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis Provinsi Aceh pada Selasa (27/12/2016) kembali dilanda gempa tektonik 4,9 Skala Richter (SR), Selasa (27/12) pagi.

Gempa yang terjadi pada pukul 01:24:33 WIB tersebut episenternya terletak pada koordinat 4.08 lintang utara (LU) – 95.581 barat timur (BT) dengan kedalaman 19 Km di 38 km sebelah Barat Daya Meulaboh,

Akibat gempa yang berpusat di Aceh Barat itu, getarannya terasa hingga ke ibu kota Provinsi Aceh dan sekitarnya, namun dipastikan tidak berpotensi terjadinya tsunami.

“Kita mengimbau kepada masyarakat tidak resah terhadap gempa tadi dan selalu dalam keadaan waspada terhadap potensi gempa susulan,” kata Kepala Stasiun BMKG Kota Sabang Siswanto.

Siswanto meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah termakan isu “hoax” dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Jika terjadinya gempa dan isu yang tidak jelas sumbernya bisa menghubungi kantor BMKG terdekat,” ujarnya.

Siswanto juga menjelaskan, ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas tektonik dari subduksi. Subduksi yang dimaksud adalah lempeng Indonesia – Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Dalam hal ini Lempeng Indonesia – Australia bergerak menyusup ke bawah Lempeng Eurasia dan hasil monitoring BMKG hingga pukul 02.00 WIB belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

Pihakanya juga kembali mengimbau kepada masyarakat pesisir pantai barat Kota Banda Aceh dan Meulaboh agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG serta tidak terpancing isu karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami. (Herwan)