KANALNEWS.co, Jakarta – Aksi sejumlah warga di Cileungsi, Jawa Barat yang menghadang truk sampah milik Dinas Kebersihan Pemprov DKI Jakarta berdampak pada terganggunya jadwal pengangkutan sampah di beberapa daerah Jakarta.

Akibatnya, pengemudi truk sampah mengeluhkan penghadangan itu yang membuat mereka bekerja ekstra untuk mengoperasikan truk diluar jadwal pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir Bantar Gebang Bekasi.

Untuk membuang sampah, pengemudi harus menjalankan truknya mulai pukul 21.00 WIB sampai dengan jam 05.00 WIB setiap harinya.

Penetapan pengiriman pada waktu tersebut diinstruksikan oleh masing-msing Suku Dinas Kebersihan Jakarta. Dampaknya truk sampah yang biasanya mengangkut sampah dua rit kini harus lebih bekerja ekstra keras.

“Satu ton yang biasa saya angkut akhirnya numpuk. Tapi itu harus tetap saya angkut. Jadi kerja dua kali kan,” tutur Dede supir truk di Jakarta Timur. (Setiawan)