Foto Antara

Kanalnews.co, JAKARTA- Co- AMIN, Nihayatul Wafiroh mengakui pihaknya mengusulkan terkait format debat capres/cawapres kepada KPU. Akan tetapi, kubu Anies tak menginginkan debat cawapres dihapus.

“Namun bukan menghilangkan debat cawapres,” kata Nihayatul.

Dalam pertemuan dengan KPU, kubu AMIN mengungkapkan pentingnya kehadiran capres dan cawapres dalam setiap debat. Misalnya, KPU menggelar debat khusus cawapres, maka capres tetap hadir, meski hanya sebagai aundiensi.

“Adapun kemudian dalam konklusi rapat KPU tersebut jelas menyatakan bahwa yang disepakati hari itu hanya, pertama, lokasi agenda debat di Jakarta dan kedua, tanggal/waktu pelaksanaannya,” katanya.

Sebaliknya, Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ketika itu mengusulkan format debat hanya berupa pemaparan dan pendalaman dokumen visi-misi saja.

Keputusan KPU menghilangkan debat khusus cawapres menimbulkan polemik. Anies mengaku terkejut karena menganggap KPU tidak berdiskusi lebih dulu.

Sementara kubu Prabowo mengaku bingung dengan Anies yang terkejut. Pasalnya usulan format debat merupakan usulan dari kubu pasangan nomor urut 1 tersebut. (ads)