Foto Ig Pramono

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapan Jakarta untuk ikut turun tangan membantu penanganan krisis sampah yang tengah melanda Kota Tangerang Selatan. Tawaran itu disampaikan langsung Pramono kepada Gubernur Banten Andra Soni sebagai bentuk solidaritas antardaerah.

Pramono menegaskan persoalan sampah tidak semestinya dibatasi oleh garis administratif. Menurutnya, masalah lingkungan justru membutuhkan kerja sama lintas wilayah agar cepat tertangani.

“Kalau Tangerang Selatan masih kesulitan mengatasi sampahnya, Jakarta siap membantu. Saya bisa bantu angkut, ini sudah saya bicarakan langsung dengan Pak Gubernur,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2).

Ia menyebut Pemprov DKI memiliki sumber daya transportasi yang memadai untuk mendukung proses pengangkutan, apabila hambatan utama Tangsel berada pada sisi logistik.

“Kalau problemnya di transportasi, Jakarta punya armada dan alat yang bisa dimanfaatkan,” kata Pramono.

Meski demikian, Pramono menekankan urusan lokasi pembuangan hingga pengelolaan akhir tetap menjadi kewenangan penuh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Jakarta, kata dia, hanya ingin berperan sebagai mitra yang saling melengkapi.

“Pengelolaan akhirnya tetap kewenangan Tangsel. Kami hanya ingin saling mengisi, bukan mengambil alih,” ujarnya.

Seperti diketahui, persoalan sampah belakangan menjadi isu serius di Tangerang Selatan akibat keterbatasan pengangkutan dan pembuangan.

Pemerintah Kota Tangsel bahkan sempat menetapkan status tanggap darurat sampah pada 6-19 Januari 2026.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie pun membentuk tim khusus percepatan pengelolaan sampah yang bekerja di tujuh kecamatan guna menekan dampak krisis tersebut. (pht)