
Kanalnews.co, JAKARTA – Penyidikan tiga kasus dugaan korupsi besar yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terus berkembang. Kali ini, perhatian tertuju pada sosok Tan Kian yang namanya ikut mencuat dalam pusaran perkara korupsi batu bara, PT ASABRI, dan Krakatau Steel.
Polda Metro Jaya memastikan Tan Kian telah menjalani pemeriksaan terkait penyidikan kasus tersebut. Meski demikian, polisi menegaskan statusnya hingga kini masih sebatas saksi.
Kepastian itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/7/2026) malam.
“Jadi sampai saat ini yang bersangkutan masih berstatus sebagai saksi,” ujar Budi.
Menurut Budi, penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi guna mengungkap dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah proyek dan perusahaan besar tersebut.
Sebelumnya, Febrie Adriansyah juga angkat bicara mengenai sosok Tan Kian saat memberikan keterangan di Gedung Kejaksaan Agung. Ia menegaskan seluruh alat bukti yang berkaitan dengan perkara telah tersedia dan membuka peluang bagi aparat penegak hukum untuk mengevaluasi kembali kemungkinan adanya pihak lain yang dapat dimintai pertanggungjawaban.
“Mengenai Tan Kian, ini bisa dianalisis dari proses persidangan. Alat bukti semua ada, tinggal dicek apakah bisa tersangka atau tidak. Perkara sudah cukup lama, saya juga tidak ingat lagi, tetapi semua bisa dievaluasi kembali,” kata Febrie.
Febrie juga mengungkapkan proses hukum terkait aset milik Tan Kian masih berlangsung. Menurutnya, eksekusi terhadap tanah yang berkaitan dengan perkara tersebut hingga kini belum selesai.
“Itu pun masih berjalan proses eksekusi tanahnya. Dalam proses penegakan hukum tidak ada sesuatu yang bisa dihilangkan apabila semua mengikuti secara utuh setiap fakta yang sudah terungkap,” ujarnya.
Ia menambahkan penyelesaian perkara korupsi berskala besar membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan hukum yang panjang. Oleh sebab itu, Febrie meminta publik menunggu hasil proses penyidikan yang masih terus berjalan. (ads)


































