
Kanalnews.co, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya kini resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga. Kebijakan itu disebut langsung merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat posisi strategis keamanan di Jakarta.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, perubahan tersebut tidak hanya berlaku di tubuh Polri, tetapi juga TNI. Jabatan Pangdam Jaya kini sama-sama dipimpin perwira tinggi berpangkat bintang tiga.
“Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga,” kata Listyo di Jakarta, Kamis (14/5), dikutip dari Antara.
Dengan keputusan itu, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri resmi naik pangkat dari Inspektur Jenderal (Irjen) menjadi Komisaris Jenderal (Komjen).
Kenaikan pangkat tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 13 Mei 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan perubahan status tersebut. Ia memastikan Asep kini menjadi Kapolda pertama di Indonesia yang menjabat dengan pangkat bintang tiga.
“Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 13 Mei 2026,” ujar Budi.
Sebelumnya, langkah serupa lebih dulu terjadi di lingkungan TNI. Pangdam Jaya Deddy Suryadi resmi naik pangkat dari Mayor Jenderal (Mayjen) menjadi Letnan Jenderal (Letjen) pada Maret 2026.
Perubahan besar ini membuat Jakarta menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang dipimpin duet Kapolda dan Pangdam berpangkat jenderal bintang tiga. Situasi tersebut sekaligus menegaskan posisi ibu kota sebagai pusat perhatian utama pemerintah dalam urusan keamanan dan stabilitas nasional.
Asep Edi Suheri sendiri dikenal sebagai sosok dengan rekam jejak panjang di bidang reserse dan penegakan hukum. Lulusan Akpol 1994 itu pernah menduduki sejumlah jabatan penting mulai dari Kapolres Cirebon Kota, Kapolresta Tangerang, hingga Wakabareskrim Polri.
Kariernya di Bareskrim Polri juga terbilang moncer. Ia sempat menjabat Wadirtipidter pada 2020, Dirtipidsiber pada 2021, lalu dipercaya menjadi Wakabareskrim Polri pada 2022 sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya pada 2025 menggantikan Karyoto yang dipromosikan sebagai Kabaharkam Polri. (ads)





































