Kanalnews.co, JAKARTA – Cuaca saat Idul Adha 2026 diprediksi bakal menyengat di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap sebagian daerah mulai memasuki musim kemarau, membuat suhu pada pagi hingga siang hari berpotensi terasa lebih panas dan terik.
Plh Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengatakan wilayah seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY hingga Jawa Timur mulai mengalami peralihan menuju musim kemarau pada pertengahan hingga akhir Mei 2026.
“Cuaca pada 27-28 Mei 2026 secara umum berpotensi terasa cukup panas atau terik, terutama di wilayah yang mulai memasuki musim kemarau,” ujar Ida, Jumat (15/5/2026).
Meski begitu, BMKG menegaskan kondisi tidak sepenuhnya kering. Hujan lokal masih mengintai, terutama pada sore hingga malam hari di daerah dengan kelembapan tinggi.
Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan selama periode Lebaran Haji terbagi dalam tiga kategori. Sebagian besar wilayah Indonesia masuk kategori menengah, sementara hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Maluku.
Wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, Sulawesi, Maluku Utara hingga Papua diprediksi masih mengalami curah hujan kategori menengah. Artinya, cuaca ekstrem bisa berubah secara tiba-tiba meski siang hari terasa panas menyengat.
BMKG pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak saat menjalankan aktivitas Idul Adha, termasuk salat Id dan penyembelihan hewan kurban.
Masyarakat diminta rutin memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi gangguan akibat panas terik maupun hujan mendadak. (ads)




































