Foto Antara

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Bharada Richard Eliezer akan menghadapi sidang vonis kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Keluarga Yosua berharap majelis hakim dapat mengeluarkan keputusan secara adil.

Ibu Yosua, Rosti Simanjuntak mengakui meski kecewa dengan Eliezer karena mau menembak anaknya atas perintah Ferdy Sambo, tapi ia mengapresiasi kejujuran yang disampaikan Eliezer dalam sidang. Ia berharap tidak ada lagi polisi muda yang dimanfaatkan oleh pejabat.

“Buat Bharada E semoga menjadi anak yang masih muda, semoga kejujuran dia penuh mengalir dari hati. Dan jangan ada lagi Eliezer yang dimanfaatkan pejabat, yang menyalahkan anak-anak muda. Jangan sampai terkena proses hukum yang merugikan orang lain seperti Eliezer,” ujar Rosti.

“Buat Eliezer biarlah majelis hakim yang menentukan. Jangan ada lagi anak-anak muda atau manusia yang dimanfaatkan polisi, terlebih polisi yang menjadi pelaku kejahatan. Yang memanfaatkan kekuasaan atas jabatannya. Mari kita berpikir positif,” kata Rosti.

Pun demikian dengan Ayah Yosua, Samuel Hutabarat. Dia berharap agar majelis hakim memberikan putusan yang adil.

“Kita mungkin sama-sama melihat waktu di persidangan pertama kali ini Richard Eliezer sudah datang ke hadapan kita minta maaf, bersujud di hadapan kita bahwa dia sudah mengakui perbuatannya dan berjanji untuk ungkap semua uang dia ketahui,” kata Samuel.

“Dan dia berjanji ini terakhir kali dia membela Yosua. Jadi memang kita sudah tahu Eliezer sudah dalam perlindungan LPSK. Jadi oleh sebab itu JC diputuskan majelis, kita sabar menunggu putusan majelis,” katanya.