Kanalnews.co, SUKABUMI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)  Atap Pabrik Danone-AQUA di Mekarsari, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat secara virtual, bertepatan dengan Zero Emission Day (Hari Emisi Nol Sedunia).

Peresmian dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Plt Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Bambang Rianto, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami serta VP General Secretary Danone Indonesi, Vera Galuh Sugijanto

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang dipasang di pabrik terbesar Danone-AQUA di Indonesia tersebut memiliki kapasitas sistem sebesar 2.112 kWp, dan mampu menghasilkan listrik sebesar 2,3 GWh per tahun, serta mengurangi 1.916 ton CO2 per tahun.

Pemasangan PLTS Atap Mekarsari merupakan bagian dari komitmen Danone-AQUA untuk mendukung Pemerintah dalam mencapai ambisi Emisi Nol pada tahun 2060, meningkatkan barutan energi baru terbarukan hingga 23 persen pada 2025 serta upaya Pemerintah Provinsi Jawa barat untuk meningkatkan implementasi energi baru terbarukan hingga 6,8 GW pada 2025.

“Jawa Barat sebagai Provinsi dengan populasi terbesar linier dengan tingkat konsumsi energinya. Guna mencukupi kebutuhan energi di Jawa Barat, dan meminimalisir dampak lingkungan dari produksi energi yang berasal dari fosil, Pemerintah Jawa Barat menargetkan proporsi suplai energi baru terbarukan untuk energi primer tersebut sebesar 20,1%,” kata Ridwan.

 

“Dalam Rencana Umum Energi Daerah (RUED) Jawa Barat menargetkan add-on dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 918 MW. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memiliki target untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca hingga 4,29% dimana 1,84% adalah kontribusi sektor energi.” katanya menambahkan.

“Kami ucapkan apresiasi kepada Danone Indonesia yang telah berpartisipasi dalam Program Pemerintah dengan membangkitkan energi baru terbarukan berupa tenaga surya di fasilitas Pabrik Mekarsari. Kami berharap hal tersebut mampu mendorong penggunaan energi baru terbarukan serta menjadi contoh bagi pelaku industri,” tambah Ridwan.

Kementerian Perindustrian, melalui Plt Dirjen Industri Agro, Putu Juli Ardika juga memberikan penghargaan kepada Danone – Aqua sebagai salah satu industri besar di Indonesia yang telah ikut serta dalam  mendukung peningkatan bauran energi baru dan terbarukan melalui pemasangan panel surya atap di 4 lokasi pabriknya yaitu Ciherang – Bogor, Banyuwangi, Klaten dan yang terbaru di Mekarsari – Sukabumi yang memiliki kapasitas total mencapai 6.172 kWP serta mampu mampu mengurangi emisi CO2 hingga 6.531 ton per tahun.

Danone Aqua bahkan berkomitmen untuk membangun PLTS Atap di 17 pabrik Danone-AQUA di Indonesia dengan total kapasitas lebih dari 15.000 kWP pada tahun 2023 yang mampu menghasilkan tenaga listrik sebesar 21 GWh sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 16.633 ton CO2 per tahun.

Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia, mengatakan, Danone-AQUA merupakan pelopor pemanfaatan PLTS Atap di industri dalam negeri sejak tahun 2017.

“Upaya untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mempercepat transisi penggunaan energi terbarukan di Indonesia ini merupakan perwujudan komitmen DanoneAQUA untuk menjadi perusahaan dengan Emisi Nol atau Netral Karbon dalam seluruh rantai pasok perusahaan pada tahun 2050, serta penggunaan 100% energi listrik terbarukan pada tahun 2030.

Melalui peresmian PLTS Atap berkapasitas 2.112 kWp di Pabrik Mekarsari yang merupakan fasilitas produksi terbesar kami, hingga saat ini telah ada empat pabrik DanoneAQUA yang memanfaatkan PLTS Atap dengan total kapasitas terpasang mencapai 6,2 MWp. Tidak berhenti di sini, kami pun telah menetapkan target agar PLTS Atap dapat dimanfaatkan sebagai opsi sumber energi terbarukan pada 21 pabrik Danone-AQUA di seluruh Indonesia dengan kapasitas hingga 15 MWp pada tahun 2023, sembari terus menjajaki opsi energi terbarukan inovatif lainnya,” ucapnya.

Sebelumnya, bertepatan dengan hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76, Danone-AQUA bersama sejumlah perusahaan multinasional lainnya yang tergabung dalam kelompok kerja Corporate Buyer dari Clean Energy Investment Accelerator (CEIA) telah menandatangani aspirasi bersama untuk menyatakan dukungannya ke Pemerintah Indonesia dalam pengadaan energi terbarukan untuk sektor komersial dan industri di Indonesia. (adt)