JAKARTA – Hubungan kerja sama Jawa Timur dan Singapura terus diperkuat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong kolaborasi yang lebih konkret di sektor investasi, perdagangan, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri dinner reception dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Singapura ke-61 di Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Khofifah menyebut Singapura merupakan salah satu mitra penting bagi Jawa Timur. Berdasarkan data DPMPTSP Jawa Timur, investasi Singapura dalam tiga tahun terakhir, yakni 2023, 2024, dan 2025, masuk dalam tiga besar negara investor di Jawa Timur.

“Ini momentum penguatan hubungan kerja sama yang telah terjalin cukup lama. Sebagaimana data DPMPTSP Jatim bahwa investasi Singapura ke Jatim pada tiga tahun terakhir yaitu 2023, 2024 dan 2025 merupakan tiga besar di Jatim,” ujar Khofifah.

Menurutnya, hubungan Jawa Timur dan Singapura selama ini berkembang secara produktif, tidak hanya dalam bidang investasi dan perdagangan, tetapi juga pengembangan kualitas SDM.

Salah satu capaian kerja sama ekonomi tersebut terlihat dalam Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur ke Singapura pada November 2025. Dalam kegiatan itu, tercatat transaksi senilai lebih dari Rp4,163 triliun yang berasal dari 21 transaksi.

“Alhamdulillah, saat saya memimpin langsung misi dagang Singapura November lalu sukses dan bernilai fantastis. Misi dagang ini adalah ikhtiar kami mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dan Singapura khususnya untuk memperluas potensi produk industri dan perdagangan, serta membuka peluang investasi lainnya,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri dinner reception dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan Singapura ke-61 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Dorong Investasi dan Perdagangan

Khofifah mengatakan capaian tersebut menunjukkan masih besarnya peluang pengembangan hubungan ekonomi antara Jawa Timur dan Singapura.

Karena itu, Pemprov Jatim akan terus mendorong pertemuan bisnis, penjajakan investasi, penguatan rantai pasok, serta promosi produk unggulan Jawa Timur kepada pasar Singapura.

“Singapura adalah salah satu mitra penting bagi Jawa Timur. Tentu ini sangat memberikan dampak yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing di Jawa Timur,” katanya.

Menurut Khofifah, penguatan hubungan ekonomi dengan Singapura juga menjadi bagian dari strategi Jawa Timur untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membuka pasar yang lebih besar bagi pelaku usaha daerah.

Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM

Selain investasi dan perdagangan, Khofifah menilai peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam kerja sama Jawa Timur dan Singapura.

Komunikasi antarpemerintah pun terus dilakukan, termasuk melalui pertemuan dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia. Khofifah menyebut sejumlah pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama strategis di bidang pengembangan SDM.

“Dubes Singapura untuk Indonesia juga hadir di Gedung Negara Grahadi dan saya terima langsung. Tentu ini tidak lain upaya Jawa Timur memperluas kerja sama strategis di bidang sumber daya manusia,” terangnya.

Salah satu bentuk konkretnya adalah kesempatan bagi sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Jawa Timur untuk memperoleh beasiswa dan belajar di Singapura.

Khofifah berharap pengalaman tersebut dapat memperkuat kapasitas ASN sekaligus membawa praktik-praktik baik yang diperoleh dari Singapura untuk diterapkan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Jawa Timur.

“ASN Jatim menerima beasiswa belajar dari Singapura. Jawa Timur belajar langsung ke Singapura karena daya saing Singapura peringkat pertama di ASEAN dan posisi kedua dunia. Ini juga kerja sama yang sangat strategis,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla serta Wakil Presiden ke-11 RI Boediono saat menghadiri dinner reception Peringatan Hari Kemerdekaan Singapura ke-61 di Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Jatim-Singapura Perkuat Persahabatan

Khofifah menegaskan Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat perdagangan dan industri nasional. Karena itu, penguatan jejaring dengan Singapura dinilai penting untuk membuka peluang investasi, memperluas pasar produk Jawa Timur, sekaligus meningkatkan kualitas SDM.

“Hubungan yang baik harus terus diterjemahkan menjadi kerja sama yang konkret. Jawa Timur terbuka untuk terus membangun kolaborasi dengan Singapura, terutama pada sektor-sektor strategis yang dapat memperkuat daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap hubungan Jawa Timur dan Singapura terus berkembang melalui berbagai kerja sama yang saling menguntungkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peringatan Hari Kemerdekaan Singapura ke-61, lanjut Khofifah, juga menjadi momentum untuk memperkuat persahabatan Indonesia dan Singapura melalui hubungan antarpemerintah, dunia usaha, pendidikan, hingga masyarakat.

“Selamat Hari Kemerdekaan Republik Singapura ke-61. Semoga Singapura semakin maju, semakin sejahtera, dan persahabatan Indonesia-Singapura, khususnya dengan Jawa Timur, semakin kuat,” pungkasnya.