Foto dok KPU

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Lembaga survei Political Statistics (Polstat) Indonesia merilis hasil survei elektabilitas jelang pencoblosan. Elektabilitas pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih menempati posisi teratas.

Survei ini digelar pada 4-7 Februari 2024 dengan jumlah 1.200 responden. Populasi survei adalah seluruh WNI yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia minimal berusia 17 tahun atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Survei dilakukan melalui teknik pencuplikan secara acak sistematis (systematic-random sampling)dengan margin of error ± 2,83%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknis wawancara melalui telepon (telesurvei) dengan pedoman kuesioner.

Responden terdistribusi 50% laki-laki dan 50% perempuan serta 60% penduduk pedesaan dan 40% penduduk perkotaan. Survei juga dilengkapi dengan penelusuran data percakapan warganet (netizen) melalui media monitoring dari berbagai platform media sosial.

Responden diberikan pertanyaan ‘Seandainya pilpres dilaksanakan saat ini pasangan manakah yang Anda pilih?’. Hasilnya sebagai berikut:

-Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 52,8%
-Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,5%
-Ganjar Pranowo- Mahfud Md: 18,2%
-Undecided voters: 2,5%

“Hasil survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa seandainya pilpres dilaksanakan saat ini, pasangan Prabowo-Gibran akan keluar sebagai pemenang dengan tingkat keterpilihan 52,8%.

Melihat hasil survei tersebut, Direktur Riset Polstat Apna Permana menyebut kans satu putaran semakin besar. Apalagi, ditambah dengan hasil survei terkait keinginan publik agar Pilpres 2024 berjalan satu putaran nyaris 70%.

“Dengan demikian, jika trend elektabilitas ini bertahan terus hingga 14 Februari 2024 nanti maka Pilpres 2024 akan berlangsung dalam satu putaran saja. Sebagaimana diinginkan oleh mayoritas publik, Pilpres 2024 cukup berlangsung dalam satu putaran saja,” ujarnya. (ads)