KANALNEWS.co, Jakarta – Tokoh olahraga nasional Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memastikan diri maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum KONI Pusat masa bakti 2019-2023. Kepastian mantan kepala BIN itu mencalonkan diri sebagai bakal calon ketua KONI Pusat setelah Mayjen TNI  (Purn) Tono Suratman sudah menjabat 2 (priode) dan tidak bisa maju lagi.

“Bismilahirahmanirahim, dengan ini saya akan ikut dalam bakal calon ketua umum KONI Pusat,” tegas Marciano dalam acara deklarasi di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (10/6/2019) malam.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) itu berjanji bila nantinya mendapatkan amanah dan terpilih menjadi ketua KONI Pusat, Marciano akan menata kerjasama dengan stakeholder olahraga mulai dari Kemenpora, KOI, Cabor, Koni daerah.

“Jika Tuhan berkehendak dan merestui saya jadi Ketum KONI Pusat, saya akan datangi ke Cabor-cabor untuk membahas apa yang telah kita kerjakan dan perlu dukungan dari KONI Pusat dalam membina olahraga yang selalu menjunjung tinggi sportifitas di atas segala galanya. Karenanya dengan latar belakang seperti itu Insya Allah bisa membawa olahraga indonesia menuju era terbaik,” ujar Jenderal TNI bintang tiga itu menegaskan.

Di tingkat pembinaaan, Marciano Norman juga tetap memperhatikan standarisasi pembinaan dan pembangunan sarana dan prasarana yang menjadi prioritas utama. “Kita belum berbuat yang terbaik untuk kemajuan olahraga. Jangan kita ulangi kesalahan lalu, mohon maaf, saat PON di Kaltim, kita mengeluarkan dana besar, usai PON, sarana dan prasarana terbengkalai, tempat olahraga berkuda saat ini jadi pasar. Mari kita tidak ulangi kesalahan yang sama,” katanya.

Pembanguna sarana dan prasarana yang dibangun diakui Marciano Norman harus bersifat internasional tempatnya. “Yang cocok adalah di kampus kampus, misalkan Universita Indonesia sarana olahraganya ditingkatkan untuk kejuaraan internasional, jangan mau melaksanakan kegiatan olahraga multi event seperti Asian Games 2018, kita bekerja keras membangun sarana dan prasarananya, banyak sarana itu yang tidak terpelihara dengan baik, ini baru masuk tahun pertama, apabila ini diteruskan nantinya akan mangkrak, oleh karena bagaimana caranya nanti kita membangun sinergitas untuk kempentingan olahraga indonesia,” urainya.

Ketua Umum PB TI Letjen TNI (Purn) Mohammad Thamrin Marzuki yang juga ketua penyelenggara acara “Silaturahmi dan Halal bi Halal bersama Cabang Olahraga dan Koni Daerah Dengan tema Kita pererat tali persaudaraan menuju era emas olahraga Indonesia” mengklaim dukungan kepada Marciano sudah lebih dari cukup untuk menjadi ketua Umum KONI Pusat.

“Rekam jejak dan dedikasi Marciano sdh tidak diragukan lagi. Persyaratan minimal sudah kita dapatkan. Ketua cabor dan Konida sudah memberikan surat dukungan asli. Target kami didukung oleh 21 cabor dan 10 Konida target. Hampir setengah cabor dan Konida mendukung pencalonan Marciano Norman,” ungkapnya.

Tahapan proses pendaftaraan bakal calon Ketua Umum KONI Pusat akan dimuluai pada 12 hingga 22 Juni dan pemilihan ketua akan berlangsung pada  2 Juli 2019. (WAN)