
Kanalnews.co, JAKARTA– PSSI akan mengevaluasi terkait kinerja pelatih Shin Tae-yong usai kalah dari China. PSSI bakal mempertanyakan taktik, pemilihan pemain hingga masalah konsentrasi pemain.
Timnas Indonesia gagal memenuhi target empat poin saat bertandang melawan Bahrain dan China. Skuat Garuda hanya meraih satu poin dari laga kontra Bahrain (2-2) dan dikalahkan China 1-2.
Dengan begitu, keinginan PSSI meraih 15 poin di babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kian berat. Sebab, sejauh ini Indonesia baru mengantongi tiga poin.
Indonesia sejatinya selangkah lagi bisa mengamankan kemenangan atas Bahrain saat unggul 2-1. Namun tuan rumah, berhasil menyamakan kedudukan setelah wasit Ahmed Al-Kaf memberikan waktu melebihi masa injury time.
Digadang-gadang bisa membawa poin penuh saat melawan China, Jay Idzes dkk justru kalah 1-2.
Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengaku akan menanyakan sejumlah hal kepada Shin Tae-yong. Yang mengusik pikiran Arya salah satunya timnas Indonesia mudah kehilangan konsentrasi.
“Pasti ditanya semua lah. Kok bisa kalah? Ini kenapa? Kemarin lawan Bahrain kok kita (timnas) tidak konsentrasi? Mau nambah berapa menit pun harusnya konsentrasi dong. Iya dong,” kata Arya.
“Oke, satu sisi (karena) wasit oke, terima. Tapi kan kita ada yang evaluasi juga. Kenapa bisa kehilangan konsentrasi pada saat menit akhir? Itu juga evaluasi. Namanya main bola kan,” ujarnya menambahkan.
Arya juta menilai seharusnya Timnas Indonesia bisa improvisasi. “Drama dikit ya nggak apa-apa lah. Kita kan kadang-kadang ini, mungkin jarang dia pemain diaspora, jarang nonton sinetron. Jadi dramanya kurang,” katanya berseloroh. (ads)


































