
Kanalnews.co, JAKARTA– Kehadiran Fahri Hamzah di peresmian smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Internasional yang dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menimbulkan pertanyaan. Istana memberikan penjelasan.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menjelaskan Fahri merupakan putra daerah yang diundang PT Amman Smelter.
“Beliau adalah putra daerah dan diundang juga oleh PT Amman Smelter,” ujarnya.
Ia mengklaim Jokowi terbuka menerima masukan dari tokoh daerah, tak terkecuali Fahri Hamzah. Apalagi, sosok yang kerap mengkritik Jokowi itu juga kini mendorong program hilirisasi.
“Sewaktu Pimpinan Dewan, Beliau (Fahri Hamzah) sangat mendorong program hilirisasi,” kata Yusuf.
“Bapak Presiden juga ingin mendapat masukan dari tokoh daerah terkait pembangunan di daerah,” katanya
Jokowi meresmikan smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Internasional. Investasi pembangunan smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman cukup besar, yakni Rp 21 triliun.
Jokowi berharap dengan adanya program smelter ini dapat membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya membuka lapangan pekerjaan. (pht)


































