
KANALNEWS.Co, Jakarta – PB FORKI mamatok perolehan empat medali emas pada yang akan digelar di Tashkent, Uzbekistan pada 14-17 Juli 2012. Optimisme diasah. Empat emas pun disebut target realistis karena peringkat 5 dunia karateka Indonesia dijadikan modal.
Tak ingin terus mengandalkan para karateka senior, kali ini PB FORKI juga bebankan perolehan medali kepada karateka yunior. Persiapan matang dijalankan PB FORKI. Pada AKF nanti Ketua Umum PB FORKI Hendardji Soepandji menyebut bahwa dua medali emas bersumber dari kategori senior dan dua medali lainnya dari yunior.
“Targetnya dua emas dari senior dan dua lagi dari yunior. Apalagi, saat ini Indonesia terbaik nomor lima di dunia dan unggul di nomor kata, baik perseorangan maupun beregu. Target itucukup realistis. Karena ke depan kami juga mengincar gelar juara dunia,” ucap Hendardji di sela pelepasan timnas karate di Pintu IX Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Senin (9/7).
Dikatakan Hendardji, selain kemampuan karateka yang mumpuni, besarnya biaya yang dikeluarkan untuk persiapan atlet harus bisa dipertanggung jawabkan. Prestasi gemilang atlet di Uzbekistan jadi bentuk pembuktian.
“Dengan banyaknya anggaran yang dikeluarkan untuk tim ini, maka kita semua harus mensyukurinya. Cara mensyukurinya tentunya harus dengan bentuk raihan prestasi. Karena anggaran itu adalah uang negara dan harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakatdengan raihan prestasi,” ujarnya.
Menurut Hendardji, tim yang dipersiapkan untuk AKF tersebut telah mempersiapkan diri sebelum WKF Premier League Jakarta 2012 yangdigelar pada bulan Juni lalu. “Persiapannya memang menyambung, setelah WKF Premier League, lalu AKF, kemudian lanjut SEA Games Myanmar tahun depan,” ucapnya.
Ditambahkan Hendardji, pengiriman para karateka junior ini, untuk memberikan pengalaman tanding pada atlet juniornya dalam upaya meningkatkan regenerasi atlet di cabang ini. Karena atlet junior ini adalah karateka yang dipersiapkan menggantikan seniornya yang prestasinya sudah mengalami penurunan.
“Mudah-mudahan dengan tim gabungan senior dan junior ini, hasil maksimal bisa diraih. Ini akan menjadi pelajaran berharga bagi para karateka junior, semoga mereka dalam memetik hasil bagus disana,” ucap pria pensiunan TNI-AD berpangkat bintang dua yang pernah menjadi DanPuspom TNI ini.
Sementara itu, menanggapi target yang dibebankan oleh PB Forki, karateka Indonesia nomor kata Faisal Zainuddin, yang menjadi tumpuan Merah Putih, mengaku optimistis target tersebut bisa tercapai. Dia pun bertekad untuk memperbaiki hasil yang diperolehnya dalam AKF dan WKF lalu, khususnya di nomor kata perorangan. Pada, AKF tahun lalu, dirinya di nomor kata individu hanya memperoleh medali perunggu, sedangkan di WKF dirinya bahkan kalah di babak pertama. Begitu juga di sektor beregu.
“Insya Allah bisa meraih medali emas, namun paling tidak bisa mempertahankan apa yang dicapai dalam kejuaraan AKF sebelumnya, karena secara persiapan pun semua telah dilakukan hingga maksimal,” kata Faisal yang akan turun di nomor kata perorangan maupun beregu.
Untuk Kejuaraan AKF kali ini, Indonesia berkekuatan 57 karateka, dengan 12 atlet senior dan 17 atlet junior. Tim karate Garuda ini akan berangkat dalam dua kloter, kloter pertama yang diisi oleh karateka junior akan berangkat terlebih dahulu pada 11 Juli 2012, sementara senior akan berangkat pada tanggal 13 Juli mendatang. Ranoe Nirawan




































