Oleh: Ballian Siregar

KANALNEWS.co, Jakarta – Icuk Sugiarto mengaku lega mendengar pernyataan Abu Rizal Bakrie (ARB) yang terus mendukung keberadaan GOR Pelita Bakrie di Duri Kosambi, Jakarta Barat.

“Alhamudulillah pernyataan Pak ARB sangat menentramkan,” kata pengelola PB Pelita Bakrie,  Icuk Sugiarto seusai menerima ARB yang datang menyaksikan langsung latihan atlet-atlet badminton klub PB Pelita Bakire di GOR Pelita Bakrie, kemarin malam.

GOR Pelita Bakrie yang dulu bernama Pelita Jaya dibangun di atas tanah milik PLN Duri Kosambi pada 1986. Pembangunannya dilakukan dengan sistem BOT (build operation transfer atau alih kelola) selama 30 tahun.

Menurut Icuk, pada 2016 nanti, masa BOT  berakhir dan harus dikembalikan kepada PLN. Namun, bila PLN tidak mamakainya Icuk berhadap kerjasama selama ini masih bisa dilanjutkan, yakni dengan cara menyewanya kepada PLN.

Di tengah kegusaran juara dunia 1983 itu, ARB datang ke GOR Pelita Bakrie dengan membawa harapan. “Kita harus cek dulu ke PLN apakah mereka memakai GOR ini atau tidak, kalau tidak kita akan gunakan lagi,” kata ARB.

Pada intinya, lanjut Ketua Umum Partai Golkar itu, Icuk sebagai pengelola PB Bakrie tidak perlu khawatir. “Saya akan terus dukung keberadaan PB Bakrie,” katanya dihadapan puluhan atlet PB Bakrie yang menyambut kehadiran ARB.

GOR Pelita Bakrie sudah menelorkan atlet-atlet internasiona, seperti kakak beradik juara dunia, Chandra dan Indra Widjaya, juara Asia Jefer Rosobin, serta teranyar juara Super Series Singapura Open 2013, Tommy Sugiarto*