KANALNEWS.co, Sampit – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar optimistis PKB mampu mendulang minimal 100 kursi DPR RI pada pemilihan umum legislatif 17 April 2019 dengan dukungan masyarakat untuk PKB terus meningkat.
“Minimal 100 kursi DPR RI. Kalau itu terwujud, maka PKB bisa lebih bisa mewarnai Indonesia. Dukungan masyarakat juga terus menguat. Bahkan survei terakhir, PKB mampu melewati Partai Golkar,” kata Muhaimin pada pembekalan calon anggota legislatif PKB se-Kalimantan Tengah, di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (10/11).
Muhaimin memberi motivasi calon anggota legislatif di Kalteng agar tidak minder. Dia meyakinkan pertarungan politik tidak melulu masalah uang karena banyak kader PKB yang berhasil duduk di legislatif meski hanya dengan modal yang sangat terbatas untuk sosialisasi. Menurutnya adalah cara yang tepat dalam merebut hati masyarakat.
“Saya memerintahkan seluruh pengurus, calon anggota legislatif dan kader untuk memperkuat soliditas dan terjun ke masyarakat, khususnya masyarakat kecil,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Cak Imin berharap PKB Kalteng mampu mencatat rekor dengan sukses mengantar kadernya duduk di kursi DPR RI pada Pemilu 2019. Saat ini, Kalimantan Tengah belum mampu mendudukkan kadernya di DPR RI. Melihat antusias ratusan calon anggota legislatif yang hadir, Muhaimin optimistis PKB Kalteng di bawah kepemimpinan Habib H Said Ismail yang juga wakil gubernur Kalteng mampu bangkit dan merebut hati masyarakat.
“Dengan demikian, PKB bisa memperoleh suara sangat signifikan. Hasil Pemilu 2014 lalu, PKB dapat empat kursi menteri, 47 kursi DPR RI, dan satu wakil ketua MPR. Pemilu 2019 nanti kita targetkan bisa meraih kursi ketua MPR, enam kursi menteri, dan minimal 100 kursi DPR RI,” kata Muhaimin pula.
Mantan Menko Kesra itu juga menyinggung tentang pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin yang turut membawa imbas positif bagi PKB. Kesamaan nomor urut cukup memudahkan dalam menyosialisasikan PKB dan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.
PKB akan bekerja keras memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Apalagi, Kiai Ma’ruf Amin merupakan perintis, pendiri dan berkontribusi besar dalam membesarkan PKB sejak 1998. Jika pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin terpilih, Muhaimin yakin juga akan berimbas terhadap PKB.
Muhaimin dengan serius meminta jajaran partainya untuk bekerja keras karena waktu efektif tersisa hanya sekitar empat bulan menuju pemilu. Kader PKB harus datang dari rumah ke rumah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mensosialisasikan program.
Pengurus dan caleg harus kompak berbagi tugas agar tidak ada satu pun tempat pemungutan suara yang tidak ada suara PKB. Jika segenap elemen PKB bisa kompak, Muhaimin yakin kemenangan akan diraih.
Dia juga memerintahkan seluruh jajarannya mengoptimalkan sosialisasi melalui media sosial. Tujuannya agar PKB makin dikenal dan dicintai masyarakat sehingga dukungan akan meningkat.
“Selain itu, kerja keras harus dibarengi doa dan istighosah sehingga membawa manfaat bagi rakyat. Buat apa menang pemilu tapi tidak membawa manfaat untuk rakyat,” demikian Muhaimin.
(WAN)






































