Oleh: Herwan Pebriansyah
KANALNEWS.co, Bogor – PT Sarihusada menggelar kegiatan ‘Bakti Gizi’ melalui edukasi gizi serta perbaikan pusat kegiatan kemasyarakatan di Kampung Nyalindung Desa Pabuaran Bogor Jawa Barat dengan menggandeng komunitas penggemar kendaraan off-road Trooper Nusantara.
Acara yang digelar untuk turut memeriahkan Hari Gizi Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 Januari tersebut juga diikuti pakar gizi masyarakat Prof Ahmad Sulaeman, wartawan media cetak dan elektronik, serta pemusik Nugie.
Direktur Corporate dan Legal PT Sari Husada Yeni Fatmawati mengatakan, sebagai perusahaan yang memiliki perhatian terhadap masalah gizi masyarakat khususnya gizi ibu dan anak, Sarihusada memiliki kegiatan sosial yang memfokuskan pada edukasi gizi dengan program ‘Ayo Melek Gizi’.
“Program ini bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga swadaya masyarakat, juga organisasi masyarakat di
tingkat akar rumput,” ujar Yeni di kampung Nyalindung Bogor, kemarin.
Menurut Yeni, Pemilihan Kampung Nyalindung sebagi tempat kegiatan program ‘Ayo Melek Gizi’ karena lokasi dan kondisinya unik.
Walapun terletak tidak jauh dari kota Jonggol, dan hanya kurang lebih 20 km dari Cikeas, sampai saat ini masih belum memiliki akses jalan yang layak.
Selain itu, instalasi listrik baru masuk setahun lalu dan akses ke layanan kesehatan juga relatif tidak mudah karena wilayah yang terisolir.
“Kampung ini paling terisolir, sekitar 90 KK warganya hampir bisa dikatakan tidak tersentuh tenaga medis. Buktinya walau tingkat kelahiran tinggi seringkali pertolongan kelahiran dibantu tenaga non-medis,” ungkap Yeni.
Pakar gizi dan guru besar FEMA IPB Prof. Dr Ahmad Sulaeman menambahkan, acara seperti ini merupakan hal yang baik untuk dilakukan. Karena dengan melihat langsung kondisi gizi sebuah masyarakat, kita dapat memberikan edukasi yang tepat untuk bisa meningkatkan derajat gizi dan kesehatan penduduk setempat.
“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat baik untuk memberikan edukasi gizi ke masyarakat secara langsung,” kata Prof Ahmad
Fakultas Ekologi Manusia IPB sendiri telah bekerjasama dengan Sarihusada dalam program edukasi gizi bagi penggiat gizi masyarakat melalui program Ayo Melek Gizi Community and Nutrition Education Center (AMG CONNECT) dantelah diikuti hampir 400 kader Posyandu dan pegiat gizi masyarakat.
Selai itu, kegiatan sosial lain juga dilakukan diantaranya pengadaan posyandu seperti penimbangan ibu hamil, bayi dan balita, konsultasi gizi, pemberian makanan tambahan serta training kepada kader tentang pelaksanaan posyandu secara mandiri.
Sarihusada, Komunitas Trooper Nusantara, dan wartawan juga melakukan bakti sosial merenovasi balai pertemuan warga yang dilengkapi dengan perpustakaan mini dan taman bermain.
Dan juga pengadaan kebun nutrisi dengan memberikan sumbangan berupa bibit ikan yang diharapkan dapat memicu kemandirian warga untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi melalui pemberdayaan sumber pangan lokal.
Melalui program ‘Ayo Melek Gizi’ Komunitas ini, yang merupakan kegiatan edukasi gizi dengan melibatkan komunitas-komunitas yang mungkin dalam kehidupan sehari-hari tidak bergulat dalam masalah gizi masyarakat, namun memiliki kepedulian serta keinginan untuk membantu masyarakat pada saat mereka melakukan kegiatan lapangan.
“Sarihusada mengucapkan terimakasih kepada komunitas Trooper Nusantara yang
telah berpartisipasi dalam program Ayo Melek Gizi Komunitas di Desa
Nyalindung ini. Kami yakin kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi komunitas Trooper Nusantara untuk meningkatkan kepedulian pada masalah gizi di masyarakat,” tandas Yeni.(ian)









































