Foto: Hasan Basri.

Kanalnews.co, SURABAYA- Kinerja Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak Wagub mendapat sorotan aktivis pulau garam Madura, Hasan Basri. Aktivis asal Pulau Masalembu ini menilai mantan Bupati Trenggalek lemah dan kurang tanggap dalam memberikan penyelesaian persoalan di Jawa Timur.

Hasan sapaan akrab aktivis santun ini, bahwa dalam mengemban tugas sebagai mandataris rakyat Jawa Timur Wakil Gubernur Jatim ini terlihat melempem Bahkan tidak segarang saat debat publik dan di diskusi publik di Pilgub Jatim 2019 lalu.

“Mas Emil selaku Wakil Gubernur ini terlihat melempem bahkan tak segarang saat debat publik dan di diskusi publik. Saya rasa ini jauh dari harapan rakyat Jawa Timur” tegas nya Jum’at (20/8/2021).

Disisa masa jabatannya mendampingi Gubernur Jatim, Khofifiah Indar Parawansah, Emil Dardak didorong berbenah melakukan komunikasi dengan rakyat Jawa Timur. “Mas Emil agar segera berbenah,” tutur dia.

Ia menyebutkan  carut marutnya bantuan sosial (bansos), seperti temuan beras tidak layak konsumsi yang terjadi di beberapa kabupaten, Seperti di Bangkalan Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Nganjuk meninggalkan kesan yang buruk.

“Ini menjadi perhatian serius mengawal kepentingan rakyat Jawa Timur ,” ungkap Hasan.

Hasan menjelaskan, seharusnya Mas Emil memanfaatkan potensi dirinya secara maksimal, Untuk membangun kesejahteraan rakyat, “Dia cakap dan pintar punya wawasan yang bagus, Kan sayang kalau kerjanya tidak selaras dengan kemampuannya, malah  mas emil hanya terlihat sebagi pelengkap Ibu Khofifah ” pungkasnya.

Menurut aktivis alumnus Universiatas Airlangga Surabaya “Saya berharap agar Mas Emil berbenah selaras dengan ibu Khofifah, Kasian Ibu Khofifah terlihat sendirian dalam menahkodai Jawa timur. Mengutip sedikit kata-kata ibu Khofifah dalam melaksanakan tugas yang besar butuh tim yang se frekwensi agar cita cita besar itu tercapai,” tegas dia . ( Mbr)