KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA) menggelar diskusi interaktif Strategi Mengurai Arus Mudik dan Upaya Menekan Angka Kecelakaaan selama musim mudik 2017 di Wisma Kemenpora, Minggu (18/6).

Acara Dialog interaktif dan kritis untuk negeri digelar oleh Teras Kita yang berlangsung interaktif itu mengambil tema Mudik Bareng Guyub Rukun 1 Syawal 1438 Hijriah dengan pembicara menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, Kakorlantas Irjen Polisi Rowke Lumowa, Dirut ASDP Indonsia Ferry (Persero) Faik Fahmi dan pengamat,  transportasi prof. Sigit Priyatno.

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Btroto menjelaskan sebagai anggota KAGAMA pihaknya mendukung kegiatan dengan menyediakan prasarana yang ada di kementerian berupa tempat pelaksanaan.

“Sebagai anggota Kagama saya hanya menyiapkan prasarana kegiatan selebihnya disiapkan oleh panitia pelaksana,” kata Gatot di  Wisma Kemenpora Senayan Jakarta, Minngu (18/6/2017).

Alumni Universitas Gajah Mada 1981 itu menuturkan meski menyediakan tempat untuk pelaksanaan diskusi publik, namun sebagai pejabat negara tentunya ia juga taat aturan terkait dengan keuangan negara, karenanya Gatot menyatakan sebagai pribadi dan bagian dari Kagama akan menanggung biaya yang dikeluarkan untuk menyewa fasilitas wisma milik Kemenpora itu.

“Meski saya sebagai pejabat Kemenpora, untuk pelaksanaan ini saya mengeluarkan biaya secara pribadi yang sesuai dengan PNPB,” ujarnya.

Gatot menyatakaan selalu mempunyai kesan mendalam selama mudik, mantan Deputi bidang peningkatan prestasi olahraga itu selalu menggunakan transportasi kendaraan roda empat dan hanya sekali menggunakan moda transportasi Kereta Api untuk menuju kampung halamannya bersama keluarga.

“Ya mudik itu sesuatu, kan hanya setahun sekali. Saya selalu menggunakan mobil kalau mudik, cuma sekali saya menggunakan Kereta Api,” ujar pria asal Yogyakarta menuturkan pengalaman mudiknya.

Menurutnya jika manajemen mudik ditata dengan lebih baik, tentunya kejadian mudik seperti tahun lalu insiden Brexit yang menelan korban tidak akan terulang kembali dan Ia berharap diskusi yang digelar KAGAMA akan membawa manfaat bagi pemudik yang akan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Ya harapannya semoga diskusi ini akan membuat mudik lebih nyaman dan aman,” ujar mantan Juru Bicara Kemenpora itu. (Herwan)