Foto Persib

Kanalnews.co, JAKARTA- Persib Bandung belum sempat benar-benar menikmati awal musim 2026/2027, tetapi sudah harus menghadapi ujian berat. Maung Bandung langsung dihadapkan pada rangkaian pertandingan dan perjalanan panjang yang berpotensi menguras tenaga para pemain.

Situasi tersebut tak lepas dari ambisi Persib yang tampil di berbagai kompetisi. Setelah membuka perjalanan Super League 2026/27 dengan menjamu PSM Makassar pada 6 September, Persib langsung menghadapi periode superpadat.

Dalam rentang hanya sembilan hari, Persib harus melakoni tiga pertandingan tandang. Persija Jakarta menjadi lawan pertama di Jakarta pada 12 September.

Empat hari berselang, rombongan Persib harus terbang jauh ke Korea Selatan untuk menghadapi FC Seoul pada 16 September. Belum sempat beristirahat panjang, mereka kembali ke Indonesia dan langsung bersiap menghadapi Persijap Jepara pada 20 September.

Jadwal tersebut membuat pelatih Persib, Igor Tolic, tak bisa berbuat banyak. Sang juru taktik mengakui timnya harus menerima situasi tersebut karena jadwal telah ditetapkan.

“Saya rasa jadwalnya sudah ditetapkan. Saya tidak tahu apakah kami memiliki hak untuk menunda pertandingan. Sejauh ini, rencana kami adalah memainkan setiap pertandingan tepat waktu,” kata Igor Tolic di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Igor sudah membayangkan beratnya perjalanan yang harus dilalui anak asuhnya. Seusai menghadapi Persija, Persib harus segera terbang menuju Korea Selatan sebelum kembali lagi ke Jakarta dan melanjutkan perjalanan kompetisi.

“Kami bersiap untuk melawan Persija, kemudian melakukan perjalanan ke Korea (Selatan) dan setelah dari Korea kami langsung kembali ke Jakarta,” ujarnya.

Persoalan ini bukan sekadar ujian sesaat. Kalender padat berpotensi menjadi makanan sehari-hari Persib sepanjang musim karena Mariano Peralta dkk juga dijadwalkan tampil di ASEAN Club Championship mulai 8 Oktober.

Sebulan setelahnya, kompetisi League Cup juga akan bergulir. Jika Persib mampu terus melaju di setiap ajang, beban pertandingan bisa semakin menumpuk hingga penghujung musim.

Ancaman kelelahan pun menjadi alarm serius. Jarak tempuh antarkota dan antarnegara, ditambah waktu pemulihan yang minim, bisa menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Persib.

“Inilah jadwal yang ada sekarang. Jika ada sesuatu yang berubah, semua orang pasti akan tahu. Tapi dengan jadwal saat ini, akan ada penerbangan dan perjalanan panjang,” tutur Igor.

Meski mengakui beratnya situasi, Igor memilih tidak menjadikan jadwal sebagai alasan. Persib akan tetap berusaha menjalani seluruh pertandingan sesuai kalender yang telah ditentukan.

“Saya berharap tim siap untuk ujian ini dan kami akan berusaha memberikan yang terbaik di setiap laga,” ucapnya. (pht)