Kanalnews.co, JAKARTA– Kejadian warga Bekasi yang tak bisa divaksinasi gara-gara NIK-nya dipakai Warga Asing telah mengegerkan media sosial. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis memastikan WNA tersebut hanya salah memasukkan nomor digit NIK.
Warga Bekasi bernama Wasit Ridwan terpaksa tidak bisa melakukan vaksin lantaran NIK-nya sudah terpakai oleh WNA bernama Lee In Wong. Setelah diselidiki, WNA tersebut salah ketik saat registrasi vaksinasi. Akibatnya, NIK milik warga Bekasi bernama Wasit Ridwan jadi terpakai.
“Menyatakan yang bersangkutan telah salah menginput data NIK pada saat mendaftar vaksin di KKP Tanjung Priok,” kata Putu saat dikonfirmasi, Kamis (5/8).
Menurut Putu, kesalahan input itu terletak pada digit terakhir NIK. Akibatnya, NIK yang diinput oleh Lee saat registrasi vaksinasi di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok ternyata adalah milik Wasit.
Namun begitu, Putu menegaskan tak ditemukan unsur pidana dalam kasus ini. Ia menyebut peristiwa tersebut murni kesalahan dalam proses input data.
“Tidak ada (unsur pidana), makanya dari awal saya tidak berstatemen bahwa ini akan ada pidana karena memang kalau kita lihat setiap hari melihat pola vaksinasi ini ada kesalahan ketik, salah input data,” katanya.
Putu pun memastikan Wasit tetap bisa menerima vaksinasi. Sebab, ia telah berkoordinasi dengan KKP Tanjung Priok untuk dibantu untuk proses pembetulan input data tersebut ke Pusat Data Informasi Kemenkes.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk teliti ketika memasukkan data. Hal itu dilakukan agar mengindari kesalahan dan kerugian.
“Karena memang data ini akan direkap secara nasional, sehingga apabila ada salah ketik satu angka atau satu huruf ini akan berpengaruh terhadap dokumen sertifikat maupun kelancaran vaksinasi berikutnya,” kata Putu.
“Sehingga dimohon seluruhnya agar teliti dan apabila terjadi kekeliruan itu masih bisa diperbaiki dengan menggunakan aplikasi peduli lindungi di situ ada hotline ada layanan pengaduan untuk bisa diproses,” katanya menambahkan. (ads)




































