Foto penangkapan kantor pinjol ilegal di Jakarta

Kanalnews.co, BANDUNG – Ditreskrimsus Polda Jabar sudah menerima 300 laporan terkait pinjaman online (pinjol) ilegal yang berkantor di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Akan tetapi, yang berkategori korban 93 orang.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan, ada 93 korban pinjol ilegal di Yogyakarta. Para korban mengalami kerugian dan perlakuan beragam akibat praktik rentenir tersebut.

“Pinjol ilegal banyak memakan korban. Kami menerima 300 laporan. Setelah diverifikasi, ada 93 korban,” kata Kombes Ibrahim Tompo.

Dia menjelaskan, modus operandi pelaku pinjol ilegal ini, menyebarkan pesan singkat ke nomor korban. Setelah korban membuka pesan dan tautan itu, secara otomatis mereka tercatat telah meminjam dana.

Pihak pinjol menjanjikan tenor dan masa tenggat waktu angsuran sesuai aturan. Namun kenyataannya, belum jatuh tempo pun, nasabah sudah ditagih untuk membayar utang yang sebenarnya tidak mereka inginkan.

Jika nasabah tidak membayar angsuran, utang korban semakin bertambah hingga dua kali lipat. Pihak pinjol akan meneror korban dengan kata-kata kasar dan menyebarkan fitnah ke nomor kontak keluarga dan teman-teman korban. Padahal, pinjaman telah dicicil dan dilunasi. (RR)