
Kanalnews.co, JAKARTA – Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 bukan menjadi alasan bagi Timnas Indonesia untuk berhenti berbenah. Ketua Umum PSSI Erick Thohir langsung mengingatkan Skuad Garuda agar menjadikan keberhasilan tersebut sebagai modal untuk menghadapi tantangan yang jauh lebih berat.
Erick menilai perjuangan Indonesia dalam perjalanan menuju trofi tidak didapat dengan mudah. Terlebih, Thailand mampu memberikan perlawanan ketat pada laga final hingga pertandingan harus berakhir dengan drama adu penalti.
“Ini pelajaran bagus untuk semua pemain dan pelatih bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat,” kata Erick.
Ia mengakui Thailand merupakan lawan yang berkualitas. Erick juga memberikan apresiasi kepada para pemain Indonesia yang tetap berjuang hingga detik terakhir dalam pertandingan yang berlangsung penuh tekanan.
“Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus, saya apresiasi perjuangan pemain sampai detik terakhir,” ujarnya.
Erick bahkan mengingatkan bahwa laga final bukan satu-satunya pertandingan berat yang harus dilewati Indonesia. Sebelumnya, Skuad Garuda juga harus menghadapi Bangladesh dalam pertandingan yang berakhir dengan skor mencolok 9-2.
“Dua game yang tidak mudah, lawan Bangladesh 9-2 tidak mudah, hari ini juga 2-2, tidak mudah,” tutur Erick.
Bagi Erick, keberhasilan merebut trofi ASEAN Cup seharusnya menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. Ia menegaskan mental bertarung harus terus dipertahankan ketika menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di level Asia.
“Tapi kita bangsa Indonesia, bukan bangsa kalahan. Kita harus terus tingkatkan sepak bola kita,” tegasnya.
Pekerjaan rumah pun sudah menanti.
Erick mengungkapkan dirinya bersama pelatih John Herdman akan melakukan evaluasi terhadap performa Timnas Indonesia. Sejumlah kelemahan masih harus dibenahi sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia.
“Ya banyak nanti saya sama coach, ada banyak. Titik-titik kelemahan yang mungkin harus kita perbaiki untuk persiapan Piala Asia,” ungkapnya.
Sementara itu, ketika ditanya mengenai bonus setelah Indonesia berhasil menjadi juara, Erick memberikan jawaban singkat yang disambut gelak tawa.
“Nanti saja, yang pasti Pak Presiden nambahin kok,” kata Erick sambil tertawa.
Untuk urusan konvoi juara, Erick juga belum ingin memikirkannya. Ia memilih menikmati kemenangan terlebih dahulu setelah perjuangan panjang yang akhirnya berbuah trofi.
“Saya belum mikirin sampai sana, yang penting menang dulu, bersyukur,” ucapnya. (sis)




































