Foto: ads

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan mempertanyakan sosok Mr Y yang mengaku sebagai wasit Liga 1 2021 dan terlibat pengaturan skor. Iwan Bule meminta sosok tersebut diungkap kepada publik agar dugaan match fixing dapat diusut tuntas.

Sosok misterius mr Y menggegerkan sepakbola tanah air. Seseorang yang mengaku sebagai perangkat pertandingan Liga 1 2021 itu mengungkapkan ia pernah terlibat melakukan pengaturan skor di Liga 1 musim ini.

Perangkat pertandingan yang berinisial Mr Y itu mengakui perbuatannya saat diundang oleh Najwa Shihab ke acara Mata Najwa pada Rabu (3/11/2021) malam WIB. Mr Y mengklaim sudah pernah dua kali mengatur pertandingan Liga 1 2021 dan mendapat bayaran hingga ratusan juta.

Iwan mengaku meragukan sosok mr Y tersebut karena dianggap tak jelas. Salah satunya ketika ditanya mengenai gaji, mr Y tidak menjawab.

“Kami tahu kemarin ada dari salah satu stasius tv tentang mr Y, dari analisa yang kami dengar keterangan bukan kami tidak percaya mereka ditanya, jawabnya adalah. Kan PSSI sudah naiknya gaji mereka wasit, dari 3 juta jadi 10 juta di situasi covid ini, itu zaman saya ya,” kata Iwan Bule.

“Artinya saya care sekali kepada mereka, kemudian ditanya berapa pendapatan? Oh saya tidak bisa bicara, masa pendapatan pribadi tidak bisa disampaikan, pendapatnya real tidak disampaikan, dari situ kami pikir apa benar atau tidak?,” katanya.

Namun begitu, jika apa yang disampaikan mr Y benar, Iwan berharap segera melaporkannya kepada pihak Kepolisian. PSSI ingin sekalian membongkar semua sampai ke akar-akarnya.

“Tapi kami harap Mr Y itu ya kasih tahu lah, kalau tidak percaya dengan kami ya ke Polisi datang ke sana kan bisa bicara ke Polda Metro bawa Mr Y-nya, tidak usah kasih ke kami. Cuma kami mau tahu datanya. Kalau memang ini ada UUD-nya ya sudah ke polisi dong bukan di sana, ungkap di sana,” tegasnya.

“Hajar semua kalau ada pengurus di sini yang main, habisisn semua. Saya senang sekali dan saya inginkan itu, sekarnag kami tidak tahu mr Y itu siapa. Tidak usah ke kami ke Polda Metro, datang dan bawa. Ungkap semua.”

“Kami harap setelah suratnya disampaikan ke pihak kepolisian bongkar semua. Apabila ada pengurus terlibat habisi jangan berandai-andai, saya sudah bertekad dengan teman-teman exco jangan main-main saya tidak mau lagi ada itu,” tegasnya. (ads)