
Kanalnews.co, JAKARTA– Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1444 H atau Idulfitri. Sidang digelar diAuditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jakarta, pada hari ini Kamis (20/4).
Sidang isbat dilaksanakan secara tertutup dengan diikuti anggota Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kemenag.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag, Kamaruddin Amin menyatakan sidang isbat digelar sebagaimana tahun-tahun sebelumnya yaitu pada 29 Ramadan. Pada tahun ini, sidang isbat jatuh pada Kamis 20 April.
Sidang isbat akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal yang disampaikan Tim Hisab Rukyat Kemenag.
Berdasarkan data hisab, pada Kamis (20/4), posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0° 45′ (0 derajat 45 menit) sampai 2° 21,6′ (2 derajat 21,6 menit) dengan sudut elongasi antara 1° 28,2′ (1 derajat 28,2 menit) sampai dengan 3° 5,4′ (3 derajat 5,4 menit).
Ia menyebut Kemenag juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal di 123 titik di berbagai provinsi.
“Hasil hisab dan rukyatul hilal ini akan dibahas dalam sidang isbat untuk kemudian ditetapkan kapan jatuhnya 1 Syawal. Jadi kapan Hari Raya Idulfitri, kita masih akan menunggu keputusan sidang isbat,” ujar Kamaruddin.


































