Kanalnews.co, JAKARTA- Majunya pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bukan sebagai petugas partai. Tapi keduanya merupakan petugas rakyat.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo saat melakukan dialog kebangsaan yang mengambil tema ‘Dari Sulawesi Utara Menuju Indonesia Maju’, usai melantik Kamando Kemenangan dan Badan Relawan Prabowo-Gibran, yang berlangsung di Peoplesight Learning Center Bitung, Sabtu (4/11/2023). Ia meminta kepada para Caleg partai Gerindra di Sulawesi Utara untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat luas
“Prabowo dan Gibran bukanlah petugas partai. Ini amat penting, karena Prabowo-Gibran adalah petugas rakyat bukan petugas partai,” tegas Hashim.
“Tekankan secara langsung hingga melalui platform social media dan lainnya jika Prabowo-Gibran merupakan petugas-petugas rakyat, bukan petugas partai,” tambah Hashim.
Menurutnya Indonesia membutuhkan sosok yang memiliki wawasan serta pengaruh di dunia internasional. Apalagi dalam menghadapi persaingan sengit dua negara besar seperti Amerika Serikat dan China, yang kedua negara tersebut berbeda pandangan dan kebijakan politik terhadap negara Taiwan dan bisa saja berpotensi menimbulkan peperangan.
“Prabowo dan Gibran bersikap akan tetap netral terhadap perseteruan antara Amerika dan China terkait negara Taiwan. Kita akan tetap non-blok dan tidak ikut berperang melawan siapapun (Amerika dan China-Red) atau memihak siapapun. Kita perlu pemimpin yang betul-betul memiliki pengalaman terhadap dunia internasional dan dari tiga calon presiden bahwa hanya satu yang betul-betul mampu untuk mengendalikan dan memimpin Indonesia yang mungkin pada saat peperangan terjadi di dekat wilayah Indonesia di masa yang akan datang,” tuturnya.
“Prabowo bersumpah jika Indonesia tidak akan ikut berperang untuk siapapun. Kita tetap damai karena hal itu penting untuk anak-anak dan cucu-cucu penerus bangsa Indonesia ini,” tambahnya.
Di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, Hashim menjamin jika NKRI tetap utuh dan tidak ada sebidang tanah pun yang akan lepas dari genggaman Ibu Pertiwi. Ia menuturkan jika Prabowo-Gibran akan membawa Indonesia ke masa adil dan makmur.
“Dari Aceh sampai Papua, Prabowo-Gibran akan menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.
“Adil artinya bebas dari korupsi, sedangkan makmur kita artikan setiap warga negara Indonesia hidup di atas garis kemiskinan, mendapatkan kehidupan yang layak,” pungkasnya. (ads)



































