Kanalnews.co, JAKARTA– Kontingen Indonesia kembali mencatatkan medali emas pertama di Asian Games 2023 lewat cabor menembak menembak nomor Shooting-Men’s 10m. Selain untuk Indonesia, prestasi ini menjadi kado spesial untuk Menpora RI Dito Ariotedjo yang ke-33 tahun.

Bendera Merah Putih berkibar diiringi lagu Indonesia Raya di Fuyang Yinhu Sports Centre China, Senin (25/9/2023) setelah Muhammad Sejahtera Dwi Putra berhasil meraih medali emas kala tampil di cabor menembak nomor Shooting-Men’s 10m Running Target (Final), Senin (25/9).

Menurut pelatih Timnas menembak Indonesia Masruri mewakili atletnya mengatakan medali emas pertama kontingen Indonesia ini dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia, sekaligus sebagai kado ulang tahun Menpora Dito Ariotedjo yang ke-33.

“Medali emas ini disumbangkan buat masyarakat Indonesia sekaligus sebagai kado ulang tahun mas Menpora Dito Ariotedjo yang ke-33 dan hasil yang dicapai Timnas Menembak Indonesia saat ini sudah melampuai hasil yang dicapai pada Asian Games 2018 Jakarta dimana hanya bisa menghasilkan 1 medali perak,” kata Masruri saat dihubungi.

Medali emas Muhammad Sejahtera Dwi Putra diraih usai membukukan catatan rata-rata 9,633 dengan catatan 99, 97, 95, 95, 95, 94, 98 dalam enam kali percobaan menembak, sehingga total raihan 578 poin. Dia unggul atas wakil dua wakil Vietnam, Huu Vuong Ngo dan Tuan Anh Nguyen yang meraih medali perak dan perunggu. Catatan poin Sejahtera Dwi dan Huu Vuong terbilang tipis. Huu Vuong meraih 571 poin secara total.

Tak hanya medali emas saja, Muhammad Sejahtera Dwi Putra. juga menyumbangkan satu medali perunggu saat tampil di nomor 10 M Running Target Beregu Putra bersama Julio Irfandi dan Muhammad Badri Akbar dengan meraih total 1667-33 poin. Medali emas nomor ini direbut Korea Selatan yang mengantongi 1668,39 poin dan China merebut perak dengan  1668,29 poin.

“Alhamdulillah, Timnas Menembak Indonesia sudah menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perunggu bagi Kontingen Indonesia. Emas Muhammad Sejahtera Dwi Putra merupakan yang pertama dalam sejarah keikutsertaan Indonesia saat menembak pertama kali dipertandingkan di Asian Games 1954. Keberhasilan ini tidak terlepas dari program pelatnas jangka panjang yang dilakukan PB Perbakin dan juga kerja keras atlet menembak Indonesia menjalani program latihan secara fokus,” kata Masruri.

Selain itu, Masruri juga mengungkapkan, jika Muhammad Sejahtera Dwi Putra masih akan tampil di nomor 10 M Running Target Mixed.

“Peluang untuk menambah medali masih terbuka karena petembak Indonesia masih turun di beberapa nomor. Doakan saja mereka bisa meraih hasil maksimal. Selamat ulang tahun Mas Menpora,” pungkasnya. (ads)