
Kanalnews.co, JAKARTA– Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca mengakui timnya mengalami kesulitan keuangan. Kondisi ini terjadi karena ada sejumlah sponsor utama Persija angkat kaki.
Salah satu penyebabnya, menurut Prapanca karena Persija tidak memiliki kandang pasti. Pada Liga 1 2023/2024, Persija kerap berpindah-pindah.
Persija sudah bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta dan Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat. Berpindah-pindahnya venue itu yang membuat sponsor ragu untuk mendukung penuh Persija.
“(Masalah keuangan) semuanya lihat sendiri. Yang ada di baju itu kurang banyak (sponsor). Kedua, kami tidak punya stadion yang pasti. Dibandingkan dengan klub lain, satu-satunya, klub besar sekelas Persija itu tidak punya stadion tetap. Selalu kami dibuang. Padahal, kami ini klub besar. Salah satu klub besar di Indonesia,” ungkap Prapanca.
“Kondisi itu membuat program dan rencana kami musim ini berantakan. Malangnya lagi, ada beberapa sponsor utama juga keluar,” tambahnya.
Namun demikian, Prapanca menegaskan Persija akan berusaha menghadapi ujian tersebut. Persija bakal berusaha mencari sponsor lainnya.
“Kami harus berjibaku untuk musim ini. Untuk ke depannya, kami mempunyai mimpi menuju 100 tahun Persija di tahun 2028.”
“Apa yang mereka kontribusikan sama Persija hari ini, kami berusaha melakukan yang terbaik.” katanya. (ads)



































