Foto Antara

Kanalnews.co, JAKARTA– Akun media sosial instagram pakar hukum tata negara Bivitri Susanti dikabarkan dibajak oleh oknum tak dikenal. Dalam postingan tersebut, ia menyebut partai PKS dan Demokrat menjadi dalang di balik aksi demo mahasiswa.

“Mahasiswa ini mau ngapain, mau maunya ditipu sama PKS dan Demokrat untuk demo di bulan puasa,” mengutip unggahan akun Instagram @bivitrisusanti.

Namun, postingan tersebut dikabarkan telah diretas. Dosen Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera itu kini tidak bisa mengakses akun media sosialnya tersebut.

Kabar peretasan terhadap akun Bivitri dibenarkan kerabat sekaligus aktivis HAM, Haris Azhar. Selain akun Instagram, peretasan juga menyasar layanan pesan singkat WhatsApp milik Bivitri.

“Selain itu, nomornya (telkomsel) juga susah diakses. Info bajak ini bersamaan dengan sejumlah bajak pada mahasiswa dari berbagai kampus,” kata Haris.

Mahasiswa kembali menggelar aksi demonstrasi di Kawasan Istana dan Parlemen hari ini, Kamis (21/4/2022). Mereka menuntut penolakan penundaan Pilpres 2024, tuntutan yang sama saat demo pada 11 April lalu. (ads)