Foto dok ist

 

Kanalnews.cp, JAKARTA – Di tengah ramainya spekulasi soal pengaruh politiknya pasca lengser dari kursi presiden, Joko Widodo (Jokowi) mengirim pesan yang mengejutkan. Mantan orang nomor satu di Indonesia itu meminta kader dan simpatisan PSI untuk fokus menjaga keberlangsungan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, bahkan hingga dua periode mendatang.

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan, pesan tersebut disampaikan langsung Jokowi saat pertemuan di Solo. Menurutnya, Jokowi tidak menunjukkan keinginan membangun kekuatan politik tandingan, melainkan meminta para pendukungnya ikut mengawal jalannya pemerintahan yang dipimpin Prabowo-Gibran.

Bestari mengatakan, Jokowi menegaskan seluruh energi politik pendukungnya harus diarahkan untuk mendukung keberhasilan pemerintahan saat ini. Bahkan, dukungan itu diharapkan berlanjut hingga dua periode kepemimpinan.

“Beliau meminta kami mengawal pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Bahkan harapannya bisa sampai dua periode,” kata Bestari.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi respons terhadap berbagai isu yang menyebut Jokowi berpotensi menjadi pusat kekuatan politik baru setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Menurut Bestari, anggapan itu sama sekali tidak sesuai dengan sikap yang ditunjukkan Jokowi.

Ia menegaskan, mantan Wali Kota Solo tersebut berulang kali mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan stabilitas politik nasional agar pemerintahan berjalan tanpa gangguan.

Dalam kesempatan itu, Bestari juga menyinggung kunjungan Didit Hediprasetyo ke kediaman Jokowi di Solo. Menurutnya, momen tersebut memperlihatkan eratnya hubungan personal antara keluarga Prabowo dan Jokowi yang tetap terjaga hingga kini.

Ia menilai kehadiran Didit merupakan bentuk penghormatan kepada sosok yang selama ini memiliki hubungan baik dengan ayahnya. Sikap tersebut dinilai mencerminkan tradisi silaturahmi dan penghormatan kepada tokoh yang lebih senior.

“Mas Didit menunjukkan contoh yang baik. Di tengah kesibukannya, beliau tetap menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Pak Jokowi,” ujarnya.

Bestari menambahkan, hubungan harmonis antara Prabowo dan Jokowi menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas politik nasional, sekaligus meredam berbagai spekulasi yang kerap muncul di ruang publik. (ads)